Meriahkan Hari Santri Nasional, PC NU Kabupaten Malang Gelar Kirab Pataka Panji NU

Shofy Maulidya Fatihah
Kirab Pataka Panji NU

Wartacakrawala.com – Memeriahkan Hari Santri Nasional 2021, PCNU Kabupaten Malang menggelar sejumlah kegiatan. Salah satu kegiatan yaitu Kirab Pataka Panji NU yang dilakukan dengan keliling di 33 MWC NU di Kabupaten Malang.

Kirab tersebut dijadwalkan berlangsung selama 7 hari secara berkelanjutan. Kirab Panji NU start dari MWC NU Turen, berlanjut ke MWC NU Ampel Gading, Tirtoyudo, dan Dampit.

Hari kedua, Kirab dari MWC NU Gondang Legi, Pegelaran, Bantur, gedangan, dan berakhir di MWC NU Sumbermanjing Wetan.

Di hari ketiga, Kirab dimulai dari MWC NU Sumberpucung,  dan dilanjutkan ke MWC NU Kali Pare, Donomulyo, Pagak.

Baca juga: Cegah Covid-19, Mahasiswa PMM Lakukan Edukasi dan Bagikan Starter Pack New Normal

Di Hari ke Empat, MWC NU Kepanjen menjadi lokasi pertama dimulainya Kirab Panji NU dan dilanjutkan ke MWC NU Kromengan, Ngajum, Wonosari, Wagir, dan bermalam di MWC NU Pakisaji.

Hari kelima, Kirab berlanjut menuju ke arah Malang Utara, yang dimulai dari MWC NU Bululawang, Tajinan, Wajak, Poncokusumo, dan berkakhir di MWC NU Tumpang.

Hari keenam, Kirab berlanjut ke MWC NU Pakis, Jabung, Lawang, Singosari, dan MWC NU Karangploso.

Pada hari terakhir, Kirab dimulai dari MWC NU Kasembon, dan dilanjutkan ke MWC NU Ngantang, Pujon, dan Dau.

Baca juga: 7 Aplikasi Ini Bisa Hasilkan Uang, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Pelepasan kirab ini dihadiri Ketua PCNU dan jajaran pengurus cabang, MWC NU dan jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

“Kirab Panji NU dalam rangka Hari Santri Nasional 2021, berbeda dari tahun sebelumnya. Meski dilaksanakan di tengah pandemi, Kirab tahun ini digelar selama tujuh hari dan keliling 33 MWC NU dan tentunya dengan prokes ketat. Ini sejarah bagi PCNU Kabupaten Malang,” jelas Koordinator Kirab Panji NU, Yatimul Ainun, Minggu (17/10/2021).

Menurutnya prosesi kirab akan ada penyerahan bendera Pataka NU ke masing-masing pengurus MWC NU di 33 kecamatan.

“Para pengurus, mulai dari tingkat Ranting hingga MWC NU serta warga Nahdliyin dan alumni PKP NU akan menyambut di daerahnya masing-masing. Pataka NU akan disambut dengan lagu Ya Lal Wathani,” terang pria berkacamata itu.

Baca juga: Cara Cek Kecepatan Internet di HP & PC, agar Belajar Tak Terkendala

Adapun tim yang terlibat di rombongan Kirab Panji NU itu sebanyak 40 orang, yang terdiri dari santri dan kader Ansor dan Banser di Kabupaten Malang. Mereka yang akan mengawal dan membawa bendera Pataka NU.

Selain itu, kata Yatim, Kirab kali ini juga melibatkan sejumlah pelajar NU. Diantaranya, siswa-siswi dari SMK Cendika Bangsa, Mahasiswa Universitas Raden Rahmat Malang, dan Sako Maarif NU Kabupaten Malang.

Tak selesai sampai disitu, pada malam hari akan digelar beberapa kegiatan untuk masyarakat umum di daerah tempat bermalam.

“Malam harinya, bersama MWC NU, Lembaga NU serta Banom menggelar aneka acera. Seperti ngaji digital, Tadarus Aswaja dan sosialisasi tanggap bencana,” katanya.

Selain itu, juga menggelar bakti sosial yang dipelopori oleh Lazisnu di masing-masing MWC NU.

Baca juga: Cara Mencari HP Hilang Menggunakan Fitur Find My Device

“Hari Santri Nasional adalah milik rakyat Indonesia. Bukan hanya bisa dirayakan dan dimeriahkan oleh para santri dan warga NU. Tapi untuk semua rakyat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, menurut Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr Umar Usman, momentum Hari Santri Nasional ini, menjadi kekuatan semangat bagi santri dan warga NU serta rakyat Indonesia, untuk tetap menjaga Islam yang rahmah, Islam yang Rahmatal lil Alamin, Islam Nusantara, cinta NKRI dan Pancasila. Karena menjaga dan merawat nasionalisme itu warisan para ulama NU,” terangnya.

Terakhir, dr Umar Usman menambahkan, dengan semangat Hari Santri Nasional, yang dirayakan setiap tahunnya, para santri, NU dan warga nahdliyin secara umum, terus memberikan kontribusi terbaik bagi keamanan dan kemakmuran Indoensia khusunya di tengah pandemi.

“Sesuai dengan tema HSN 2021, “Bertumbuh, Berdaya, dan Berkarya”.

Santri diharapkan terus menunjukkan taringnya, memberikan manfaat, dan menjadi agen perubahan, meski di tengah pandemi covid-19.

“Santri yang menjadi harapan bangsa, terus berkarya untuk Indonesia. Santri harus menjadi pelopor menjaga NKRI dan Pancasila,” harapnya.

Total
1
Shares
1 Share
0 Tweet
0 Share
0 Share
0 Share
0 Share
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Cara Cek Kecepatan Internet di HP & PC, agar Belajar Tak Terkendala

Next Post

Tingkatkan Efisiensi Produksi, Mahasiswa PMM Bantu Kelompok Tani Desa Petungsewu

Related Posts

Total
1
Share