Optimisme Muhammadiyah Hadapi Pandemi

Shofy Maulidya Fatihah
Presiden Jokowi dalam sambutannya secara virtual pada acara Milad ke-109 Muhammadiyah (sumber: beritabaru.co)

Wartacakrawala.com – Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat Muhammadiyah untuk memperingati Milad Muhammadiyah. Memasuki usia ke-109 Muhammadiyqh sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia ini mengusung tema “Optimis Hadapi COVID-19: Menebar Nilai Utama”.

Dalam menghadapi pandemi covid-19 Prof. Dr. H. Haedar Nashir M. Si. selaku Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pesan dalam mengadapi masa pandemi dan masa pada umumnya yang dapat dikembangkan seperti:

Pertama, menghargai kehidupan bahwa kehidupan adalah sesuatu yang berharga dan kematian adalah sesuatu yang berharga dan meyakini bahwa siklus hidup manusia berharga. Kedua, Nilai persatuan dan kebersaaman dalam menghadapi covid yang berat dan persoalan masalah kemanuasiaan yang berat dibutuhkan semangat kebersamaan dan persatauan. Dalam semangat dan kebersamaan dapat memecahkan masalah. Dalam semangat kebersamaan tersebut harus dihindari perilaku yang berlebihan dan segala ujaran yg berlebihan dan kepentingan golongan tertentu. Ketiga, Nilai ta’awun dalam bekerja sama dalam keragaman beragama dan sosial, karena jika semua pihak berjalan sendiri maka harus menemukan titik temu usaha bersama. Dampak pandemi saat ini telah berdampak pada berbagai masalah. Maka dengan kerja sama dengan segala pihak dapat membantu kebersamaan harus diutamakan Selain itu adalah Nilai keutuhan dan kesatuan. Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dan utuh. Masyarakat harus merawat dan menjadikan semangat untuk membangun Nilai kemajuan, nilai kemauan harus menjadi komitmen bangsa untuk berkemajuan, jangan sampai kepentingan hanya berfokus pada kepentingan pribad. Nilai kemajuan menjadi nilai kolektif bangsa di masa pandemi. Kemajuan adalah ideologi yang progresif untuk menjadi bansa yang unggul. Hilangkan berbagai hal yg tidak bisa mendorong kemajuan dan kedepankan nilai yang dapat mendorong kemajuan. Bangsa Indonesia dengan nilai luhur dan pancasila akan menjadi bangsa yg berkarakter dan sejajar dengan bangsa lain di kondisi dunia yang modern ini.

Baca juga: Malang Optimis dalam Menghadapi Covid-19

Dalam peringatan yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube resmi Muhammadiyah, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan pada usia yang ke-109, Dikemukakan oleh presiden Republik Indonesia bahwa Muhammadiyah dengan kontribusinya telah membantu banyak dalam menghadapi pademi covid-19. Muhammadiyah telah menerbar nilai utama berkemajuan dan telah menjadi pondasi moderasi Indonesia sebagai negara islam terbesar di dunia.

persyarikatan Muhammadiyah telah mewarnai perjalan bangsa, bersinergi membangun kekuatan, berjuang, merawat, dan memajukan Indonesia. Muhammadiyah telah menebarkan nilai-nilai utama untuk memeperkokoh umat muslim yang berkemajuan sebagai kunci mencapai masyarakat yg kamil.

Bangsa Indonesia dengan kemajuan sebagai bangsa yang religius, bangsa yang berpedoman pada pancasila, dan nilai luhur. Pimpinan Muhammdiyah berpesan mengajak untuk menjaga jiwa iklhas dalam muhammdiyah dan menjalin kerjasama. Segala ikhtiar dan keusahaan harus diupayakan untuk terbebas dari pandemi covid-19. Bangsa Indonesia harus menghargai keilmuan dan pegetahuan mengenai kesehatan dan pandemi yang terjadi. Nilai kemajuan dicapai dengan pandemi untuk belajar memahami setiap masalah yang ada. Sehingga dapat memahami dan merefleksikan segala rasa syukur dan lebih maju pasca pandemi.

Baca juga: Tantangan Media Cetak di Era Media Online

Dalam memajukan bangsa Indonesia, Muhammadiyah memiliki peran penting dalam berbagai sektor, satu diantaranya adalah bidang keilmuan. Tidak bisa dipungkiri dari Muhammadiyah telah lahir banyak ide dan gagasan untuk pendidikan yang berkemajuan. Sejak awal pandemi Muhammadiyah telah berperan dalam kontribusi dan konsisten dalam mengatasi masalah pandemi. Muhammadiyah menjalankan peran yang berkemajuan dan menerahkan potensi secara terorganisir dan kerja kemanusiaan tanpa pamrih, dan memanfaatkan kepemilikan usaha milik muhammadiyah dengan tulus. Contoh sosial pemanfaatan rumah sakit sebagai bantuan untuk masyarakat yang terapar covid-19, mendampingi, mencerahkan, dan ikhtiar medis serta menerapkan protokol kesehatan. Dengan dukungan dan kerjasama yang dijalankan tersebut mampu menekan angka covid-19.

Dalam bidang pendidikan dan keilmuan tentu saja Muhammadiyah terdampak dalam proses kegiatan belajar mengajar. Namun Muhammadiyah mampu menanggapi dan beradaptasi dengan cepat. Tercatat bahwa Muhammadiyah di masa pandemi memiliki pencapaian terbesar di bidang keilmuan. Muhammadiyah mampu mengantarkan lembaga pendidikan Muhammadiyah dengan terpilihkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai kampus Islam Terbaik di Dunia versi UniRank. Tentu saja hal tersebut tidak didapatkan dengan mudah melainkan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh UMM. UMM merupakan perguruan tinggi swasta di Jawa Timur yang terakreditasi dan memiliki banyak pilihan program studi dari jenjang pendidikan S1, S2 sampai S3.  Tidak hanya itu, beberapa upaya yang dilakukan oleh UMM untuk menjaga eksistensi dalam dunia pendidikan adalah dengan adanya program-program unggulan yang dapat diikuti oleh civitas akademika dalam memajukan keilmuannya seperti Beasiswa Erasmus, Program Kampus Merdeka dan fasilitas pembelajaran yang mumpuni dan berkualitas.

Muhammdiyah juga tercatat berkontribusi secara maksimal. Sebanyak 172 lembaga pendidikan yang dinaungi Muhammadiyah. Terdiri dari 159 Perguruan Tinggi Muhammadiyah, 13 Peguruan Tinggi Aisiyah dan dalam penanganan pandemi covid-19 sebanyak 117 rumah sakit muhammadiyah telah membantu masyarakat. Dalam hal tersebut membuktikan bahwa Muhammadiyah telah berkontribusi dalam memajukan Indonesia. Sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah dengan menjalankan dan berkomitmen pada ajaran Islam (sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah).

*)Penulis : Agiel Syahriar Dwi Putranto

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Wartacakrawala.com

*)Opini di Wartacakrawala.com terbuka untuk umum

*)Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim

Total
0
Shares
0 Share
0 Tweet
0 Share
0 Share
0 Share
0 Share
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Malang Optimis dalam Menghadapi Covid-19

Next Post

Review Buku Atomic Habits, Perubahan Kecil untuk Hasil yang Luar Biasa

Related Posts

Total
0
Share