Pentingnya Edukasi Bersosial Media dengan Bijak di Indonesia

Shofy Maulidya Fatihah
Ilustrasi edukasi sosial media

Wartacakrawala.com – Di era serba digital ini sudah banyak masyarakat yang tidak asing lagi dengan namanya sosial media. Namun pengguna sosial media juga memerlukan etika dan sopan santun tentunya. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang masih menggunakan sosial media dengan tidak bijak, seperti mengumbar hujatan pedas ke orang lain hingga membuat orang lain tertekan.

Akhir-akhir ini terdengar huru-hara postingan facebook tentang pernikahan yang menyatukan dua mempelai sesama jenis atau biasa disebut Gay yang sedang terjadi di Thailand. Foto pernikahan pasangan gay ini diunggah oleh Suriya pada akun facebooknya (04/4/2021) dan mendapatkan hujatan diluar dugaan dari netizen Indonesia. Banyak netizen Indonesia menyebutkan bahwa pernikahan mereka “dilarang Tuhan” sampai “bakal membuat dunia kiamat”. Suriya mengeluhkan, ia diterror oleh komentar pedas netizen Indonesia selama tiga hari bertururt-turut.

Di dalam unggahannya Suriya juga mengatakan “Kami menikah dirumah saya sendiri, di negara saya. Kenapa mereka mempersoalkannya?,” tanya dia. Dia merasa janggal karena kejadian ini bukanlah urusan warganet Indonesia, karena pernikahan gay sendiri sudah sering digelar di Thailand tanpa ada yang mempermasalahkan.

Baca juga: Viral! Konten Tiktok Kontroversial Dokter Kevin Samuel Tuai Sanksi dari IDI

Sebaiknya pun warga Indonesia tidak perlu mengubar hujatan yang apalagi bukan ranah urusan mereka. Suatu pernikahan Gay memang bukan budaya Indonesia tetapi hal ini tidak bisa disama ratakan jika pernikahan tersebut berlangsung di negara lain yang memiliki budaya berbeda.

Melihat kejadian ini, tidak salah jika netizen Indonesia dijuluki sebagai negara dengan tingkat kesopanan pengguna internet terendah di Asia Tenggara. Seperti data “Digital Civility Index” yang di rilis Michrosoft menunjukkan bahwa tingkat kesopanan pengguna internet sepanjang tahun 2020, Indonesia berada di urutan ke-29 dari 32 negara di Asia Tenggara. Sehingga Indonesia menjadi negara dengan tingkat kesopanan paling rendah di Asia Tenggara.

Tingkat ketidak sopanan ini tidak hanya berasal dari komentar mengujar kebencian atau hujatan, ada faktor lain yang mempengaruhi penurunan tingkat kesopanan Indonesia seperti menyebarkan hoax atau penipuan dan deskriminasi.
Mirisnya netizen Indonesia justru menyerang akun Michrosoft karena tidak terima dijuluki sebagai negara dengan tingkat kesopanan paling rendah. Banyak ungkapan dari netizen Indonesia baik dari segi positif maupun negatif. Akun IG microsoft pun diserang hingga fitur comment dinonaktifkan.

Baca juga: Wisata Pantai Jolangkung Malang Selatan

Menanggapi julukan yang tidak baik ini, sudah waktunya untuk mengevaluasi sistematika internet di Indonesia supaya lebih sehat lagi. Bukan hanya kewajiban pemerintah, namun sangat diperlukan kesadaran diri dari warga Indonesia untuk bijak dalam menggunakan internet apalagi menggunakan sosial media.

Perlu adanya edukasi dari usia dini dan pengawasan dari orang tua untuk penggunaan sosial media. Dikarenakan kebanyakan sekarang pengguna sosial merupakan usia anak-anak dan remaja dengan rata-rata masih kurang pemahaman tentang kebijakan bermain sosial media dengan baik.

Untuk itu mungkin penerapan minimal usia pengguna internet sudah harus ditegaskan di Indonesia. Jika perlu, diadakannya edukasi khusus terkait materi pentingnya bijak dalam menggunakan intenet. Hal ini dapat membantu generasi Indonesia untuk menjadi generassi yang paham akan penggunaan internet secara sehat. Karena sudah waktunya warga Indonesia memahami dan menggunakan internet maupun sosial media dengan bijak untuk menaikkan tingkat kesopanan pengguna internet negara Indonesia. (*)

*)Penulis: Galuh Kusuma Wardhani, mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Wartacakrawala.com

*)Opini di Wartacakrawala.com terbuka untuk umum

*)Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim

Total
0
Shares
0 Share
0 Tweet
0 Share
0 Share
0 Share
0 Share
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Viral! Konten Tiktok Kontroversial Dokter Kevin Samuel Tuai Sanksi dari IDI

Next Post

Daftar 33 Wisata Pantai yang Menakjubkan di Malang Selatan

Related Posts

Total
0
Share