Review Buku Atomic Habits, Perubahan Kecil untuk Hasil yang Luar Biasa

Avatar
Tegar Adhi Prastya, Mahasiswa Prodi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang

Wartacakrawala.com – Pada awal penyampaian James Clear membuka dengan cerita di waktu ia SMA hingga menjadi remaja yang berhasil. Pada hari terakhir tahun kedua di SMA, tongkat pemukul bisbol menghantam muka saya. Ketika seorang teman mengambil giliran memukul, tongkat pemukul terlepas dari tangannya dan terbang ke arah saya sebelum menghantam langsung ke bagian diantara dua mata.

Saya tidak punya ingatan tentang peristiwa benturan yang dahsyat itu. Tongkat pemukul itu menghantam muka begitu kuat sehingga hidung saya berubah bentuk seperti huruf U. Benturan itu membuat jaringan lunak otak saya terhempas ke dinding dalam tengkorak. Dalam seketika, pembengkakan langsung menyebar ke seluruh kepala. Dalam sepersekian detik, hidung saya patah, ada sejumlah fraktur tengkorak, dan ada dua serpih kelopak mata yang rontok.

Ketika membuka mata, saya melihat orang-orang menatap dan memburu untuk memberikan bantuan. Saya menunduk dan melihat bintik-bintik merah di baju saya. Salah seorang teman kelas membuka kaus dan memberikannya kepada saya. Saya memakainya untuk menyumbat darah yang mengucur deras dari hidnug saya. Terguncang dan bingung, tidak tahu seberapa serius cidera yang saya alami.

Sementara saya sengaja dibuat koma karena mengalami kejang selama tiga hari, rumah sakit mendatangkan pekerja sosial untuk menghibur orangtua saya. Ia orang yang pernah menemui orangtua saya sepuluh tahun lalu, setelah tahu adik saya menderita kanker. Itulah malam paling buruk yang pernah saya alami.

Syukurlah esok paginya mampu bernapas lagi sampai ketingkat yang membuat para dokter berani melepaskan saya dari kondisi koma. Saya pulang dengan hidung patah, belasan fraktur pada wajah, dan mata kiri yang nyaris lepas. Saya bertekad tidak membiarkan kecelakaan itu meruntuhkan semangat, tapi tak jarang saya merasa tertekan dan sangat galau. Perih sekali rasanya ketika sadar betapa jauh jalan yang harus saya tempuh untuk kembali ke lapangan bisbol satu tahun kemudian. Bisbol selalu menjadi bagian utama dalam hidup saya.

Terlepas dari karier bisbol yang kurang cemerlang di SMA, saya masih percaya dapat menjadi pemain besar, dan saya tahu supaya segalanya membaik, sayalah satu-satunya yang bertanggung jawab untuk mewujudkannya. Titik perubahan datang dua tahun setelah kecelakaan itu, ketika saya mulai kuliah di Denison University. Itu awal mula, dan disitu untuk pertama kalinya saya menemukan kekuatan dahsyat dari perubahan kebiasaan-kebiasaan kecil.

Buku ini bertujuan memberi cara terbaik untuk pendekatan yang efektif, tak peduli di mana Anda mulai atau yang ingin diubah. Strategi yang di bahas relevan bagi siapa pun yang mencari sistem selangkah demi langkah untuk perbaikan entah kesehatan, keuangan, produktivitas, hubungan, atau semuanya.

Buku ini berisi perubahan-perubahan kecil yang dapat Anda lalukan, tentu menuai hasil yang menakjubkan. Banyak orang mengatakan bahwa untuk mencapai apa yang kita impikan itu membutuhkan usaha yang sangat besar. Salah satunya dengan  meningkatkan pengalaman dan potensi yang ada dalam diri kita. Sebenarnya hal tersebut tidak salah, namun terkadang banyak faktor lain yang mungkin terlupakan padahal penting  kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai impian kita salah satunya keluar dari zona nyaman. Sebenarnya, kita sudah tidak asing lagi dengan istilah “Comfort Zone” alias zona nyaman.

Padahal faktanya, stuck dalam zona nyaman juga menimbulkan efek yang tidak baik. Di sini saya tidak mengatakan bahwa kalian harus benar-benar menjauhi zona nyaman. Namun masalahnya ketika diri kalian akan terhalang rasa malas untuk mencoba hal-hal yang baru. Selain Perkembangan dirimu terhambat,  juga akan memperlambat proses upgrade diri.

Perubahan-perubahan kecil ini akan menjadikan kita luar biasa jika kita praktekan secara telaten dan terus-menerus.  Seseorang yang memiliki kebiasaan baik dalam dirinya, memiliki kecenderungan lebih sukses daripada seseorang yang memiliki kebiasaan buruk.

James Clear mengambil contoh dalam olahraga sepeda di Britania Raya, dimana sesseorang bernama Dave Brailsford dapat mengubah tim yang awalnya biasa saja menjadi juara Tour de France sebanyak 5 kali dalam 6 tahun berturut-turut. Ia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan kemenangan tersebut Dave hanya mengubah hal-hal kecil dan terkesan sepele. Dengan hasil perubahan-perubahan kecil tersebut namun terbukti dapat membawa perubahan besar terhadap reputasi tim Dave.

Baca juga: Optimisme Muhammadiyah Hadapi Pandemi

Jadikan kebiasaan tersebut jelas dan nyata, ketika kalian ingin membangun sebuah kebiasaan baru, jadikan hal tersebut jelas dan nyata. Artinya, kalian harus benar-benar fokus terhadap kebiasaan yang ingin kalian bentuk. Tuliskan kebiasaan apa yang ingin kalian bangun serta kapan waktu ingin melaksanakannya, karena dengan penetapan waktu yang jelas kita dapat tahu persis kapan memulai untuk membangun rutinitas baru. Berdasarkan penelitian biasanya kebiasaan baru akan terbentuk setelah 20-60 hari. Untuk memudahkan pembentukan kebiasaan baru biasanya dilakukan dengan kebiasaan yang rutin kita kerjakan.

Jadikan kebiasaan itu menarik dan mudah, Pepatah lama mengatakan “jika ingin wangi maka bertemanlah dengan penjual minyak wangi”. Hal tersebut sama ketika kita ingin mengubah kebiasaan yang ada dalam diri kita. Banyak dari kita yang memiliki kecenderungan mengadopsi sebuah kebiasaan dari lingkungan sekitar. Maka dari itu, bertemanlah dengan orang-orang yang sekiranya dapat mendukungmu dalam proses pengembangan diri.

Jadikanlah kebiasaan barumu sesuatu yang mudah dan menarik. Lakukanlah sesuatu dengan afirmatif. Hal ini membuat kalian lebih fokus saat melakukan sesuatu. Jangan memulai membangun kebiasaan dengan sesuatu yang sulit untuk dijalankan. Contohnya saja ketika kita ingin membangun kebiasaan menulis, maka cobalah untuk membuat 2 kalimat setiap harinya. Menulis 1 halaman mungkin terasa sangat sulit bagi penulis pemula, maka cobalah dengan menuliskan 2 kalimat setiap harinya. Semuanya berawal dari hal-hal kecil. Terus kembangkan durasinya jika sudah dirasa nyaman teruslah kerjakan sampai itu menjadi kebiasaan.

Jadikan kebiasaan itu memuaskan, sesuatu akan terasa memuaskan jika kita dapat merasakan dan melihat hasilnya bukan?  Maka dari itu, bentuklah kebiasaan tersebut perlahan namun pasti sehingga menghasilkan sesuatu hal yang dapat dibanggakan. Jangan pernah memulai membentuk kebiasaan tanpa tujuan yang jelas. Kalian tidak akan termotivasi untuk mengerti tujuan kalian sebenarnya.

Sebelum membentuk kebiasaan baru, awali dengan pertanyaan kenapa saya harus melakukan hal tersebut, dan apa manfaatnya jika saya membiasakan dengan hal tertentu. Sehingga kamu dapat menyimpulkan apakah kebiasaan tersebut layak atau tidak untuk kalian terapkan.

Rahasia mendapatkan hasil yang berkelanjutan adalah jangan pernah berhenti melakukan perbaikan. Betapa menakjubkan hasil yang Anda bangun seandainya tidak berhenti.

Betapa menakjubkan bisnis yang dapat Anda bangun seandainya tidak berhenti berusaha. Betapa menakjubkan perawakan yang dapat Anda bangun seandainya tidak berhenti berlatih. Betapa menakjubkan pengetahuan yang dapat Anda bangun seandainya tidak berhenti belajar. Betapa menakjubkan kekayaan yang dapat Anda bangun seandainya tidak berhenti menabung.

Betapa menakjubkan pertemanan yang dapat Anda bangun seandainya tidak berhenti bersikap peduli. Kebiasaan-kebiasaan kecil tidak tidak hanya tertumpuk. Kebiasaan itu akan membentuk gabungan yang dahsyat. Itulah kekuatan di balik atomic habits. Perubahan-perubahan yang sangat kecil dengan hasil yang menakjubkan.

Tidak ada cara tunggal untuk menciptakan kebiasaan yang lebih baik,tapi buku ini menjelaskan dengan cara terbaik yang saya ketahui yaitu pendekatan yang efektif, tak peduli dimana anda mulai dan apa yang sedang anda ubah.

Kelebihan buku ini menggunakan bahasa yang mudah di mengerti meskipun terdapat bahasa asing tetapi bahasa masih bisa di pahami tanpa berpikir panjang mengenai sebuah arti, semua karena disajikan dengan alur cerita yang membuat pembaca merasakan apa yang ia alami. Setiap bab pada buku memberikan sebuah pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kekurangan dari buku ini adalah banyak kata yang ganda bermakna yang membuat pembaca sedikit lengah dari alur yang disampaikan.

Atomic habits adalah proses berkelanjutan. Tidak ada garis finis. Tidak ada solusi yang permanen. Setiap kali mencari perbaikan, Anda harus menjadikan kebiasaan menjadi terlihat, menarik, mudah, dan memuaskan.

Buku ini membahas dasar-dasar perilaku manusia. Prinsip-prinsip abadi yang dapat Anda andalkan dari tahun ke tahun. Gagasan-gagasan yang dapat Anda pakai untuk melandasi bisnis, keluarga, dan hidup Anda.

Total
0
Shares
0 Share
0 Tweet
0 Share
0 Share
0 Share
0 Share
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Optimisme Muhammadiyah Hadapi Pandemi

Next Post

Spanduk Penolakan Reuni PA 212 Tersebar di Sejumlah Sudut Kabupaten Malang

Related Posts

Total
0
Share