Wartacakrawala, Kota Malang – Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Malang, Saniman Wafi, S.Tr.Par., menggelar kegiatan serap aspirasi masyarakat yang dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi, sekaligus mempererat komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat.
Selain menjadi agenda reses atau serap aspirasi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para siswa penerima manfaat serta penyerahan bantuan Pokok Pikiran (Pokir) berupa alat hadrah dan sound system kepada kelompok masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan, seni budaya, dan kegiatan keagamaan.
Dalam sambutannya, Saniman Wafi menegaskan bahwa kegiatan serap aspirasi merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk mendengar secara langsung berbagai masukan dari masyarakat. Menurutnya, aspirasi yang diterima akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program pembangunan maupun pembahasan kebijakan bersama Pemerintah Kota Malang.
“Kegiatan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat, kami kawal, dan kami perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Malang,” ujar Saniman Wafi.
Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP)
Pada kesempatan yang sama, Saniman Wafi turut menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para siswa yang telah memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat.
Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan peserta didik sehingga mereka dapat terus melanjutkan sekolah tanpa terkendala biaya.
Menurut Saniman Wafi, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus terus mendapatkan perhatian bersama.
“Kami berharap bantuan PIP ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan anak-anak sehingga dapat mendukung proses belajar mereka dan mengurangi beban orang tua,” ujarnya.
Bantuan Pokir untuk Pengembangan Kegiatan Masyarakat
Selain PIP, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan melalui program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD berupa alat hadrah dan sound system kepada kelompok masyarakat.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai aktivitas keagamaan, sosial, dan budaya yang selama ini aktif dilaksanakan masyarakat.
Keberadaan alat hadrah dan sound system diharapkan mampu menunjang berbagai kegiatan positif, mulai dari pengajian, pelatihan generasi muda, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Masyarakat menyambut baik bantuan tersebut dan berharap dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.
Komitmen Mengawal Aspirasi Warga
Saniman Wafi menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima tidak akan berhenti pada kegiatan serap aspirasi semata. Seluruh usulan akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kota Malang sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
Ia menjelaskan bahwa setiap program pembangunan harus berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Harapan untuk Pembangunan Kota Malang
Melalui kegiatan serap aspirasi ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) serta bantuan Pokir berupa alat hadrah dan sound system juga menjadi bukti nyata perhatian terhadap sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kegiatan sosial keagamaan.
Dengan dukungan masyarakat serta sinergi bersama Pemerintah Kota Malang, berbagai aspirasi yang telah disampaikan diharapkan dapat diwujudkan melalui program yang tepat sasaran, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Malang.






