Samsung Galaxy S10e
📖 Daftar Isi
Galeri Samsung Galaxy S10e
Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S10e
Samsung Galaxy S10e merupakan smartphone flagship Samsung yang diperkenalkan pada 2019 sebagai alternatif bagi pengguna yang menginginkan ponsel premium dengan ukuran lebih ringkas. Meski usianya sudah cukup lama, Samsung Galaxy S10e masih menarik untuk dibahas karena menawarkan layar Dynamic AMOLED, chipset kelas flagship pada masanya, kamera ultrawide, serta fitur pengisian daya nirkabel.
Lantas, bagaimana spesifikasi Samsung Galaxy S10e, berapa RAM dan memori internalnya, apakah mendukung jaringan 5G, dan apakah HP Samsung ini masih layak dibeli dalam kondisi bekas?
Samsung Galaxy S10e hadir dengan layar 5,8 inci beresolusi Full HD+, baterai 3.100 mAh, kamera belakang ganda 12 MP dan 16 MP, serta pilihan chipset Exynos 9820 atau Qualcomm Snapdragon 855 sesuai wilayah pemasaran. Perangkat ini tidak mendukung 5G dan menggunakan sistem operasi Android generasi lama yang perlu menjadi pertimbangan sebelum membeli.
Artikel ini membahas spesifikasi Samsung Galaxy S10e secara lengkap, mulai dari desain, layar, performa, kamera, baterai, fitur konektivitas, kelebihan dan kekurangan, hingga perbandingannya dengan smartphone lain.
Desain Samsung Galaxy S10e: Ringkas dan Nyaman Digenggam
Salah satu daya tarik Samsung Galaxy S10e adalah dimensinya yang relatif kecil dibandingkan banyak smartphone modern. Perangkat ini memiliki ukuran sekitar 142,2 × 69,9 × 7,9 mm dengan berat sekitar 150 gram.
Ukuran tersebut membuat Galaxy S10e menarik bagi pengguna yang tidak menyukai ponsel besar. Pengoperasian dengan satu tangan juga relatif lebih mudah dibandingkan perangkat dengan layar 6,5 inci atau lebih, meskipun kenyamanan tetap bergantung pada ukuran tangan masing-masing pengguna.
Bagian depan dan belakang menggunakan material kaca, sedangkan bingkainya berbahan aluminium. Kombinasi ini memberikan kesan premium yang sesuai dengan kelas flagship ketika perangkat tersebut diluncurkan.
Samsung juga membekali Galaxy S10e dengan sertifikasi IP68. Namun, ketahanan terhadap air dan debu bukan berarti perangkat sepenuhnya kedap dalam segala kondisi. Ketahanan dapat menurun seiring usia, benturan, pembongkaran, atau penggantian komponen.
Bagi calon pembeli unit bekas, kondisi fisik dan riwayat perbaikan perlu diperiksa secara langsung. Sertifikasi IP68 pada perangkat baru tidak otomatis menjamin unit yang sudah digunakan selama bertahun-tahun masih memiliki ketahanan yang sama.
Layar Dynamic AMOLED 5,8 Inci
Samsung Galaxy S10e menggunakan layar Dynamic AMOLED berukuran 5,8 inci dengan resolusi 1080 × 2280 piksel dan rasio aspek 19:9.
Panel Dynamic AMOLED menjadi salah satu keunggulan ponsel ini. Teknologi AMOLED mampu menampilkan warna hitam yang pekat karena piksel dapat dimatikan secara individual. Karakter tersebut membantu menghasilkan kontras tinggi ketika menonton film, melihat foto, atau membaca konten dengan tema gelap.
Layar Galaxy S10e juga mendukung HDR10+ pada konten dan aplikasi yang kompatibel. Fitur ini membantu menampilkan rentang kecerahan dan warna yang lebih luas ketika sumber kontennya mendukung.
Berbeda dengan Galaxy S10 dan S10+, Galaxy S10e menggunakan layar datar. Desain ini dapat lebih disukai pengguna yang ingin mengurangi sentuhan tidak sengaja di bagian tepi layar.
Meskipun kualitas panelnya masih menarik, Galaxy S10e hanya menawarkan refresh rate 60 Hz. Pengguna yang terbiasa dengan layar 90 Hz, 120 Hz, atau lebih tinggi mungkin merasakan perbedaan dalam kelancaran animasi dan scrolling.
Kesimpulan layar: Dynamic AMOLED Galaxy S10e masih menjadi salah satu alasan untuk mempertimbangkan ponsel ini, khususnya bagi pengguna yang mencari smartphone ringkas dengan kualitas tampilan premium.
Chipset Samsung Galaxy S10e: Exynos 9820 atau Snapdragon 855?
Pertanyaan mengenai chipset Samsung Galaxy S10e penting karena terdapat dua platform yang digunakan pada perangkat ini, yaitu Samsung Exynos 9820 dan Qualcomm Snapdragon 855.
Keduanya merupakan chipset kelas flagship pada generasinya, tetapi bukan berarti setiap unit Galaxy S10e memiliki konfigurasi hardware yang sama.
Samsung Exynos 9820
Exynos 9820 diproduksi menggunakan proses fabrikasi 8 nm. Konfigurasi CPU-nya terdiri dari dua inti Mongoose M4 hingga 2,73 GHz, dua inti Cortex-A75 hingga 2,31 GHz, dan empat inti Cortex-A55 hingga 1,95 GHz.
Pada varian ini, pemrosesan grafis ditangani oleh GPU Mali-G76 MP12.
Qualcomm Snapdragon 855
Snapdragon 855 menggunakan proses fabrikasi 7 nm dan CPU berbasis Kryo 485. Konfigurasinya terdiri dari satu inti hingga 2,84 GHz, tiga inti hingga 2,42 GHz, dan empat inti hingga 1,78 GHz.
GPU yang digunakan adalah Adreno 640.
Kedua chipset tersebut dirancang untuk menangani berbagai pekerjaan, termasuk multitasking, pengolahan foto, video, dan permainan. Namun, performa aktual saat ini juga dipengaruhi kondisi baterai, suhu perangkat, versi aplikasi, kapasitas RAM, serta kesehatan sistem penyimpanan.
Untuk mengetahui chipset unit yang akan dibeli, jangan hanya mengandalkan nama Galaxy S10e pada iklan. Periksa nomor model dan informasi hardware menggunakan aplikasi identifikasi perangkat yang tepercaya.
RAM dan Memori Internal Samsung Galaxy S10e
Samsung Galaxy S10e tersedia dalam konfigurasi RAM 6 GB dengan penyimpanan internal 128 GB serta RAM 8 GB dengan penyimpanan internal 256 GB.
RAM berfungsi sebagai ruang kerja sementara untuk sistem operasi dan aplikasi yang sedang berjalan. Sementara itu, memori internal digunakan untuk menyimpan aplikasi, foto, video, dokumen, dan data lainnya.
Untuk pemakaian harian seperti berkirim pesan, browsing, membaca berita, dan membuka media sosial, kapasitas RAM tersebut secara teori masih memadai. Akan tetapi, pengalaman penggunaan sebenarnya bergantung pada kondisi perangkat dan kebutuhan aplikasi masa kini.
Galaxy S10e juga mendukung kartu microSD hingga 512 GB pada varian yang kompatibel. Pada model Dual SIM dengan slot hybrid, pengguna perlu memilih antara menggunakan kartu SIM kedua atau kartu microSD.
Perlu diperhatikan bahwa kapasitas penyimpanan yang tersedia bagi pengguna lebih kecil daripada kapasitas nominal karena sebagian ruang digunakan oleh sistem operasi dan aplikasi bawaan.
Kamera Samsung Galaxy S10e: Kamera Ganda dengan Ultrawide
Samsung Galaxy S10e membawa dua kamera belakang dengan fungsi yang berbeda. Kamera utamanya menggunakan sensor 12 MP dengan teknologi Dual Pixel autofocus dan Optical Image Stabilization (OIS), sedangkan kamera kedua merupakan kamera ultrawide 16 MP.
Kamera utama 12 MP
Kamera utama memiliki aperture variabel f/1.5–f/2.4. Sistem ini memungkinkan perubahan bukaan lensa sesuai kondisi pemotretan. Kamera juga dibekali OIS untuk membantu mengurangi efek guncangan ketika mengambil foto.
Teknologi Dual Pixel autofocus membantu proses pemfokusan, sedangkan OIS berperan dalam menstabilkan pengambilan gambar. Meski demikian, kualitas foto dalam kondisi minim cahaya tetap dipengaruhi pencahayaan, gerakan objek, dan kondisi sensor.
Kamera ultrawide 16 MP
Kamera ultrawide memiliki sudut pandang sekitar 123 derajat. Lensa ini berguna ketika memotret pemandangan, bangunan, ruangan, atau kelompok orang yang sulit dimasukkan ke dalam satu bingkai menggunakan kamera utama.
Galaxy S10e tidak memiliki kamera makro khusus maupun kamera depth khusus. Karena itu, kedua kamera belakangnya sebaiknya dipahami berdasarkan fungsi sebenarnya, bukan dianggap memiliki semua jenis lensa yang umum ditemukan pada ponsel modern.
Kamera depan 10 MP
Kamera depan 10 MP menggunakan teknologi Dual Pixel autofocus dan aperture f/1.9. Kamera ini dapat digunakan untuk swafoto, panggilan video, dan perekaman konten.
Untuk video, Galaxy S10e mendukung perekaman hingga resolusi 4K pada 60 fps menggunakan kamera belakang. Kamera depan juga mendukung perekaman 4K, dengan batas frame rate yang bergantung pada mode yang digunakan.
Apakah kamera Galaxy S10e masih bagus? Untuk kebutuhan foto harian dan perekaman video, spesifikasinya masih menarik. Namun, hasil akhirnya sangat dipengaruhi kondisi unit, kualitas lensa, pencahayaan, dan perkembangan pemrosesan gambar pada smartphone generasi baru.
Baterai Samsung Galaxy S10e 3.100 mAh
Samsung Galaxy S10e menggunakan baterai Li-Ion berkapasitas 3.100 mAh yang tidak dapat dilepas oleh pengguna secara normal.
Ponsel ini mendukung pengisian daya kabel cepat hingga 15W, pengisian daya nirkabel, serta Wireless PowerShare untuk mengisi perangkat lain yang kompatibel.
Kapasitas baterai tersebut tergolong kecil dibandingkan banyak smartphone masa kini yang menawarkan baterai 5.000 mAh. Meskipun kapasitas bukan satu-satunya penentu daya tahan, usia baterai Galaxy S10e menjadi pertimbangan penting saat membeli unit bekas.
Baterai lithium-ion mengalami penurunan kapasitas seiring waktu dan siklus pengisian. Karena Galaxy S10e pertama kali hadir pada 2019, unit yang belum pernah mengganti baterai mungkin sudah mengalami degradasi yang cukup berarti.
Sebelum membeli, periksa apakah persentase baterai turun secara tidak wajar, perangkat mudah panas, atau ponsel mati ketika indikator baterai masih menunjukkan sisa daya. Gejala tersebut tidak selalu menunjukkan satu penyebab tertentu, sehingga pemeriksaan teknisi mungkin diperlukan.
Apakah Samsung Galaxy S10e Mendukung 5G dan NFC?
Samsung Galaxy S10e mendukung jaringan 2G, 3G, dan 4G LTE. Perangkat ini tidak mendukung jaringan 5G.
Artinya, meskipun menggunakan chipset flagship pada masanya, Galaxy S10e tidak dapat terhubung ke jaringan 5G melalui pembaruan perangkat lunak.
Di sisi lain, perangkat ini mendukung NFC. Teknologi NFC dapat digunakan untuk fungsi komunikasi jarak dekat, termasuk membaca tag NFC dan layanan pembayaran yang kompatibel. Ketersediaan pembayaran nirsentuh tetap bergantung pada wilayah, aplikasi, bank, serta layanan yang didukung.
Untuk konektivitas fisik, Galaxy S10e menggunakan USB Type-C dan masih memiliki jack audio 3,5 mm. Ponsel ini juga menawarkan speaker stereo dengan penyetelan AKG serta dukungan Dolby Atmos.
Kombinasi tersebut dapat menjadi kelebihan bagi pengguna yang ingin memakai earphone kabel tanpa adaptor dan tetap menikmati fitur audio yang lebih lengkap.
Sistem Operasi dan Keamanan Samsung Galaxy S10e
Samsung Galaxy S10e diluncurkan menggunakan Android 9.0 Pie dengan antarmuka Samsung One UI. Perangkat ini kemudian menerima pembaruan sistem operasi hingga Android 12 dengan One UI 4.1 pada jalur pembaruan resmi yang sesuai.
Namun, dukungan pembaruan resmi untuk Galaxy S10e telah berakhir. Oleh karena itu, calon pembeli perlu membedakan antara kemampuan menjalankan aplikasi dan status keamanan perangkat.
Ponsel yang masih bisa membuka aplikasi tertentu belum tentu menerima patch keamanan terbaru. Sebagian aplikasi juga dapat mengubah persyaratan sistem operasinya seiring waktu.
Jika Galaxy S10e akan digunakan untuk perbankan, pekerjaan, atau menyimpan informasi penting, periksa versi Android dan tanggal patch keamanan terakhir pada unit yang bersangkutan. Jangan menganggap semua perangkat dengan nama model yang sama memiliki riwayat pembaruan atau kondisi software yang identik.
Untuk penggunaan jangka panjang yang membutuhkan dukungan keamanan lebih baru, smartphone yang masih menerima pembaruan resmi umumnya menjadi pilihan lebih masuk akal.
Kelebihan Samsung Galaxy S10e
Berikut sejumlah kelebihan Galaxy S10e berdasarkan spesifikasi dan karakter perangkatnya.
- Desain ringkas dan ringan. Ukuran 5,8 inci dan bobot sekitar 150 gram membuatnya menarik bagi pengguna yang menginginkan smartphone kompak.
- Layar Dynamic AMOLED. Panel AMOLED menawarkan kontras tinggi dan tampilan yang menarik untuk membaca, menonton, serta melihat foto.
- Chipset flagship pada masanya. Exynos 9820 atau Snapdragon 855 menyediakan kemampuan pemrosesan yang memadai untuk banyak penggunaan harian, dengan catatan kondisi perangkat tetap prima.
- Kamera ultrawide. Kamera 16 MP memberikan pilihan sudut pandang yang lebih luas untuk pemandangan dan foto kelompok.
- Kamera utama dengan OIS. Stabilisasi optik membantu mengurangi efek guncangan saat mengambil foto.
- Fitur konektivitas lengkap. NFC, USB Type-C, jack audio 3,5 mm, dan pengisian daya nirkabel menjadi nilai tambah.
- Penyimpanan dapat diperluas. Dukungan microSD hingga 512 GB tersedia pada varian yang kompatibel.
Kekurangan Samsung Galaxy S10e
Di balik kelebihannya, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli Galaxy S10e.
- Tidak mendukung jaringan 5G. Konektivitas selulernya terbatas hingga 4G LTE.
- Baterai hanya 3.100 mAh. Kapasitas ini relatif kecil dibandingkan banyak ponsel modern dan kondisi baterai bekas perlu diperiksa.
- Layar hanya 60 Hz. Pengguna yang menginginkan scrolling lebih mulus mungkin lebih menyukai layar dengan refresh rate lebih tinggi.
- Tidak memiliki kamera telefoto khusus. Sistem kamera belakang terdiri dari kamera utama dan ultrawide, bukan konfigurasi dengan lensa telefoto khusus.
- Dukungan pembaruan resmi berakhir. Hal ini perlu menjadi perhatian untuk keamanan dan penggunaan jangka panjang.
- Kondisi unit bekas bervariasi. Usia perangkat meningkatkan pentingnya pemeriksaan baterai, layar, port pengisian daya, dan komponen lainnya.
Perbandingan Samsung Galaxy S10e dengan Smartphone Lain
Perbandingan dengan perangkat lain membantu menjelaskan posisi Galaxy S10e berdasarkan kebutuhan pengguna, bukan hanya angka spesifikasi.
Samsung Galaxy S10e vs Samsung Galaxy S10
Galaxy S10e memiliki layar datar 5,8 inci beresolusi Full HD+, sedangkan Galaxy S10 menawarkan layar 6,1 inci dengan resolusi lebih tinggi dan tepi melengkung.
Galaxy S10 juga memiliki kamera belakang tambahan berupa telefoto. Sebaliknya, Galaxy S10e lebih ringkas dan dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang tidak membutuhkan lensa telefoto khusus.
Keduanya sama-sama merupakan perangkat dari generasi 2019, sehingga persoalan usia baterai dan berakhirnya dukungan pembaruan tetap relevan pada keduanya.
Samsung Galaxy S10e vs iPhone XS
Samsung Galaxy S10e menggunakan Android, sedangkan iPhone XS menggunakan iOS. Galaxy S10e mempunyai kamera ultrawide, sementara iPhone XS menggunakan konfigurasi kamera belakang yang mencakup lensa telefoto.
Keduanya menawarkan layar OLED dan desain premium pada generasinya masing-masing. Pilihan yang lebih tepat bergantung pada preferensi sistem operasi, kebutuhan kamera, kompatibilitas aplikasi, serta kondisi unit yang tersedia.
Samsung Galaxy S10e vs smartphone Android modern
Smartphone Android yang lebih baru umumnya menawarkan dukungan software lebih panjang, baterai lebih besar, dan layar dengan refresh rate lebih tinggi pada banyak kelas harga.
Akan tetapi, Galaxy S10e memiliki karakter berbeda berupa dimensi ringkas, jack audio 3,5 mm, dan fitur premium yang tersedia ketika diluncurkan.
Jika prioritas utama adalah perangkat kecil dengan fitur flagship generasi lama, Galaxy S10e layak dipertimbangkan. Jika yang dicari adalah keamanan software, baterai tahan lama, dan dukungan jaringan lebih baru, ponsel generasi baru biasanya lebih sesuai.
Harga Samsung Galaxy S10e Bekas
Harga Samsung Galaxy S10e bekas tidak bisa ditentukan hanya dari nama model. Nilainya bergantung pada kapasitas RAM dan penyimpanan, kondisi layar, kesehatan baterai, riwayat perbaikan, kelengkapan aksesori, serta garansi dari penjual.
Perlu dibedakan pula antara harga resmi saat peluncuran dan harga pasar bekas saat ini. Harga peluncuran merupakan informasi historis, bukan patokan langsung untuk menilai unit bekas.
Sebelum membeli, bandingkan beberapa penawaran dengan spesifikasi yang sama. Periksa apakah perangkat merupakan unit resmi Indonesia atau unit impor, apakah IMEI dapat digunakan pada jaringan seluler Indonesia, dan apakah semua fungsi utama berjalan normal.
Jika harga Galaxy S10e bekas mendekati smartphone yang lebih baru dengan dukungan software lebih baik, pertimbangkan nilai pemakaian jangka panjang, bukan sekadar kelas flagship saat perangkat pertama kali dirilis.
Apakah Samsung Galaxy S10e Masih Layak Dibeli?
Samsung Galaxy S10e masih dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang membutuhkan smartphone kompak untuk komunikasi, browsing, media sosial, membaca, dan penggunaan aplikasi ringan yang kompatibel.
Layar Dynamic AMOLED, kamera ultrawide, NFC, pengisian daya nirkabel, serta jack audio 3,5 mm menjadi fitur yang menarik untuk perangkat dengan ukuran ringkas.
Namun, keputusan membeli harus mempertimbangkan tiga hal utama: usia baterai, tidak adanya dukungan jaringan 5G, dan berakhirnya pembaruan software resmi. Performa chipset juga tidak boleh dinilai hanya dari spesifikasi ketika baru dirilis karena kondisi perangkat setelah bertahun-tahun digunakan sangat berpengaruh.
Kesimpulannya, Samsung Galaxy S10e lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan ukuran ringkas dan fitur premium generasi lama, bukan mereka yang membutuhkan dukungan software terbaru atau daya tahan baterai maksimal. Jika membeli unit bekas, utamakan kondisi perangkat yang sehat dan harga yang sepadan.
FAQ – Samsung Galaxy S10e
Berapa harga Samsung Galaxy S10e sekarang?
Harga Samsung Galaxy S10e saat ini bergantung pada kondisi unit, kapasitas penyimpanan, varian, dan penjual. Periksa beberapa penawaran terbaru sebelum menentukan harga yang wajar karena harga resmi peluncuran tidak mencerminkan harga bekas saat ini.
Samsung Galaxy S10e RAM 6 GB atau 8 GB?
Samsung Galaxy S10e tersedia dalam pilihan RAM 6 GB dan 8 GB. Kapasitas penyimpanan internalnya adalah 128 GB atau 256 GB, bergantung varian.
Apakah Samsung Galaxy S10e sudah 5G?
Tidak. Samsung Galaxy S10e mendukung jaringan seluler hingga 4G LTE. Perangkat ini tidak memiliki dukungan jaringan 5G.
Apakah Samsung Galaxy S10e memiliki NFC dan wireless charging?
Ya. Samsung Galaxy S10e mendukung NFC, pengisian daya nirkabel, dan Wireless PowerShare. Penggunaan layanan tertentu bergantung pada kompatibilitas perangkat dan dukungan layanan di wilayah pengguna.
Apa kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy S10e?
Kelebihannya meliputi desain ringkas, layar Dynamic AMOLED, kamera ultrawide, chipset flagship pada masanya, NFC, dan pengisian daya nirkabel. Kekurangannya mencakup baterai 3.100 mAh, tidak mendukung 5G, layar 60 Hz, serta berakhirnya dukungan pembaruan resmi.


