Tuesday, September 29
Techpedia › GPU › Adreno 610
🎮

Adreno 610

Informasi lengkap mengenai GPU beserta daftar smartphone yang menggunakannya.

🎮 GPU
Adreno 610

Adreno 610 adalah GPU mobile buatan Qualcomm yang dirancang untuk menangani pemrosesan grafis pada sejumlah platform Snapdragon kelas menengah. GPU ini berperan dalam menghasilkan tampilan antarmuka, animasi, video, aplikasi grafis, hingga rendering game 3D pada smartphone.

Adreno 610 banyak dijumpai pada platform seperti Qualcomm Snapdragon 665 dan Snapdragon 662, serta beberapa platform Qualcomm lainnya. Pada Snapdragon 665, misalnya, Adreno 610 menjadi bagian dari sistem yang juga terdiri dari CPU Kryo 260, Hexagon 686 DSP, Spectra 165 ISP, modem Snapdragon X12, dan komponen pendukung lainnya.

Yang perlu dipahami, Adreno 610 bukan prosesor utama smartphone. Ia adalah GPU atau Graphics Processing Unit. Jika CPU dapat dianalogikan sebagai otak yang mengatur berbagai pekerjaan umum, GPU lebih mirip tim khusus yang bertugas mengolah gambar, warna, bentuk, tekstur, efek visual, dan pekerjaan komputasi yang dapat diproses secara paralel.

Apa Itu Adreno 610?

Secara sederhana, Adreno 610 adalah unit pemrosesan grafis yang digunakan Qualcomm pada sejumlah Snapdragon mobile platform.

Tugas utamanya adalah mengambil data grafis yang harus ditampilkan oleh sistem, memprosesnya, kemudian membantu menghasilkan frame yang terlihat pada layar.

Ketika pengguna membuka menu smartphone, menggulir halaman, menonton video, menjalankan aplikasi dengan animasi, atau memainkan game 3D, GPU ikut bekerja di belakang layar.

Contohnya ketika bermain game:

  1. CPU menghitung logika permainan.
  2. Game menentukan posisi karakter dan objek.
  3. Data visual dikirim untuk diproses GPU.
  4. GPU mengerjakan berbagai operasi grafis.
  5. Frame disusun untuk ditampilkan ke layar.
  6. Proses tersebut diulang berkali-kali setiap detik.

Karena itu, kemampuan GPU sangat memengaruhi pengalaman visual sebuah smartphone.

Namun, performa grafis tidak hanya ditentukan oleh nama GPU. CPU, RAM, jenis penyimpanan, resolusi layar, driver, sistem operasi, temperatur, dan optimasi game juga ikut menentukan hasil akhirnya.

Mengenal Nama Adreno 610

Nama Adreno 610 dapat dipahami sebagai identitas GPU dalam keluarga pemroses grafis Adreno milik Qualcomm.

Berbeda dengan istilah seperti octa-core 2.0 GHz pada CPU, angka 610 bukan berarti GPU tersebut bekerja pada 6,10 GHz.

Angka tersebut adalah bagian dari penamaan produk.

Adreno

Adreno merupakan keluarga GPU Qualcomm yang digunakan pada berbagai platform Snapdragon.

GPU Adreno dikembangkan khusus untuk kebutuhan perangkat mobile sehingga desainnya mempertimbangkan keseimbangan antara:

  • performa grafis;
  • konsumsi daya;
  • panas;
  • ukuran chip;
  • kemampuan multimedia;
  • kompatibilitas API grafis.

610

Angka 610 merupakan nomor model GPU.

Karena itu, jangan membaca Adreno 610 sebagai spesifikasi frekuensi. Dua smartphone yang sama-sama menggunakan Adreno 610 juga belum tentu memberikan performa identik karena konfigurasi platform dan implementasinya dapat berbeda.

Arsitektur Adreno 610

Adreno 610 termasuk keluarga GPU Adreno 600 series.

Salah satu hal penting dalam memahami GPU Qualcomm adalah bahwa informasi arsitektur internal seperti jumlah unit eksekusi, struktur pipeline, cache internal, dan detail desain mikroarsitektur tidak selalu dipublikasikan Qualcomm secara lengkap untuk setiap model GPU.

Karena itu, informasi seperti "jumlah core GPU" sebaiknya tidak disamakan dengan konsep core CPU.

GPU tidak bekerja dengan pola sederhana seperti:

8 core CPU = 8 core GPU.

GPU mempunyai struktur paralel yang berbeda dan dirancang untuk mengerjakan banyak operasi grafis secara bersamaan.

Pada Adreno 610, kemampuan grafis juga sangat bergantung pada platform Snapdragon tempat GPU tersebut dipasang.

Sebagai contoh, Snapdragon 665 menggunakan Adreno 610 bersama CPU Kryo 260 dan diproduksi menggunakan proses 11 nm. Qualcomm mencantumkan dukungan OpenGL ES 3.2, OpenCL 2.0, dan Vulkan 1.1 untuk platform tersebut.

Bagaimana Cara Kerja Adreno 610?

Untuk memahami cara kerja Adreno 610, bayangkan sebuah game sedang menampilkan sebuah karakter yang berlari di sebuah lingkungan 3D.

Game menyimpan informasi mengenai:

  • posisi karakter;
  • bentuk objek;
  • tekstur;
  • pencahayaan;
  • bayangan;
  • warna;
  • kamera;
  • efek visual.

CPU menangani banyak logika permainan. Sementara itu, GPU menerima pekerjaan grafis dan menjalankan proses rendering.

1. Game menghasilkan data visual

Mesin game menentukan apa yang harus ditampilkan pada frame tertentu.

Misalnya karakter berada di depan rumah, terdapat pohon di belakangnya, dan matahari menghasilkan bayangan.

2. GPU memproses geometri

Objek tiga dimensi tersusun dari berbagai bentuk geometris, terutama segitiga.

GPU memproses informasi tersebut untuk menentukan bagaimana objek berada dalam ruang tiga dimensi.

3. Proses rasterisasi

Data geometris kemudian diterjemahkan menjadi bagian-bagian yang dapat dipetakan ke layar.

Di tahap ini, informasi objek mulai berubah menjadi elemen visual yang akan mengisi piksel.

4. Tekstur dan efek diproses

GPU kemudian menangani berbagai operasi yang berhubungan dengan warna, tekstur, pencahayaan, dan efek grafis.

5. Frame dikirim ke display

Setelah proses rendering selesai, hasilnya menjadi sebuah frame yang kemudian digunakan sistem display untuk menghasilkan gambar pada layar.

Proses tersebut berlangsung terus-menerus.

Semakin berat pekerjaan yang harus dilakukan, semakin besar beban GPU.

Fungsi Adreno 610 pada Smartphone

Fungsi Adreno 610 tidak hanya untuk bermain game.

GPU ini memiliki beberapa peran penting.

1. Rendering Antarmuka

Animasi sistem operasi, transisi menu, efek visual, dan berbagai elemen antarmuka membutuhkan pemrosesan grafis.

GPU membantu membuat tampilan tersebut terasa lebih responsif dan halus.

2. Gaming

Ini merupakan salah satu fungsi paling mudah dirasakan pengguna.

Adreno 610 menangani rendering grafis game yang menggunakan teknologi 2D maupun 3D.

Kualitas pengalaman gaming bergantung pada beberapa faktor sekaligus, termasuk resolusi, frame rate, pengaturan grafis, temperatur, serta optimasi game.

3. Pemutaran Video

GPU dan blok multimedia pada Snapdragon bekerja bersama untuk membantu pemrosesan video.

Pada Snapdragon 665, platform mendukung antara lain decoding H.264, H.265/HEVC, VP8, dan VP9 untuk pemutaran video.

4. Aplikasi Grafis

Aplikasi pengedit foto, aplikasi desain ringan, efek kamera, animasi, dan aplikasi visual tertentu juga dapat memanfaatkan kemampuan GPU.

5. Komputasi Paralel

GPU modern tidak hanya digunakan untuk gambar.

Melalui API seperti OpenCL, GPU juga dapat dimanfaatkan untuk jenis komputasi tertentu yang sesuai dengan karakter pemrosesan paralel.

Dukungan API Grafis Adreno 610

Salah satu aspek penting GPU bukan hanya kemampuan hardware, tetapi juga API yang didukung.

Pada platform seperti Snapdragon 665 dan Snapdragon 662, Qualcomm mencantumkan dukungan:

  • OpenGL ES 3.2
  • OpenCL 2.0
  • Vulkan 1.1

OpenGL ES

OpenGL ES merupakan API grafis yang banyak digunakan pada perangkat mobile.

API ini menjadi perantara antara aplikasi atau game dengan hardware grafis.

Vulkan

Vulkan dirancang sebagai API grafis dengan pendekatan low-level yang memberikan developer kontrol lebih langsung terhadap pekerjaan GPU.

Pendekatan ini dapat membantu mengurangi overhead tertentu dan memanfaatkan CPU multi-threaded dengan lebih efektif.

Bagi pengguna, dukungan Vulkan penting karena game yang dirancang untuk API tersebut dapat memiliki jalur rendering yang berbeda dibandingkan ketika menggunakan OpenGL ES.

Adreno 610 dan Konsumsi Daya

GPU smartphone selalu menghadapi kompromi antara performa dan efisiensi.

Jika GPU bekerja lebih keras, konsumsi energi dan produksi panas biasanya ikut meningkat.

Sebaliknya, jika GPU bekerja dengan beban ringan, konsumsi daya dapat ditekan.

Pada Snapdragon 665, Adreno 610 berada dalam platform yang menggunakan proses fabrikasi 11 nm. Snapdragon 662 juga menggunakan proses 11 nm. Qualcomm menyebut proses tersebut sebagai bagian dari pendekatan untuk meningkatkan efisiensi daya platform.

Tetapi perlu dibedakan antara proses fabrikasi SoC dan arsitektur GPU.

Adreno 610 tidak berarti "GPU 11 nm". Angka 11 nm merujuk pada teknologi proses pembuatan chip Snapdragon yang mengintegrasikan berbagai komponen, termasuk CPU, GPU, DSP, ISP, dan komponen lainnya.

Apakah Adreno 610 Bagus untuk Gaming?

Jawabannya: masih bisa digunakan untuk gaming, tetapi jangan menempatkannya sebagai GPU gaming kelas tinggi.

Adreno 610 lebih tepat dipandang sebagai GPU untuk smartphone kelas menengah pada generasinya.

Untuk game ringan sampai menengah, kemampuan grafisnya masih memadai.

Namun pada game 3D yang sangat berat, pengguna mungkin harus menurunkan:

  • kualitas tekstur;
  • resolusi rendering;
  • kualitas bayangan;
  • efek visual;
  • anti-aliasing;
  • frame rate.

Ini dilakukan agar beban GPU tetap berada dalam batas yang realistis.

Mengapa setting grafis berpengaruh?

Bayangkan GPU sebagai pekerja yang harus menggambar sebuah papan tulis.

Jika papan kecil, pekerjaan relatif mudah.

Jika ukuran papan diperbesar dan setiap bagian harus diberi tekstur, bayangan, refleksi, dan efek cahaya, jumlah pekerjaan meningkat.

Hal yang sama terjadi pada rendering.

Resolusi lebih tinggi + efek lebih banyak + objek lebih kompleks = beban GPU lebih besar.

Performa Adreno 610 dalam Penggunaan Nyata

Performa Adreno 610 paling tepat dinilai berdasarkan kelas perangkat dan kebutuhan pengguna.

Untuk penggunaan sehari-hari, GPU ini dapat mendukung:

  • scrolling antarmuka;
  • animasi sistem;
  • video;
  • media sosial;
  • aplikasi produktivitas;
  • game kasual;
  • game 3D dengan pengaturan yang disesuaikan.

Tetapi performa tidak boleh disimpulkan hanya dari nama "Adreno 610".

Sebagai contoh, Snapdragon 665 menggunakan Adreno 610, sedangkan Snapdragon 662 juga menggunakan Adreno 610. Kedua platform memiliki konfigurasi sistem yang berbeda meskipun GPU-nya menggunakan nama yang sama.

Karena itu, Adreno 610 adalah salah satu komponen performa, bukan keseluruhan performa smartphone.

Kelebihan Adreno 610

1. Mendukung API Grafis Modern untuk Generasinya

Dukungan OpenGL ES 3.2, OpenCL 2.0, dan Vulkan 1.1 membuat Adreno 610 tetap kompatibel dengan berbagai aplikasi dan game yang memerlukan API tersebut.

2. Efisien untuk Smartphone Kelas Menengah

GPU ini dirancang untuk perangkat mobile, sehingga bukan sekadar mengejar performa mentah.

Konsumsi daya menjadi bagian penting dari desainnya.

3. Cocok untuk Gaming Ringan hingga Menengah

Untuk game yang tidak terlalu berat, Adreno 610 masih mampu memberikan pengalaman bermain yang cukup baik dengan pengaturan yang sesuai.

4. Mendukung Beban Grafis Sehari-hari

Pengguna tidak hanya membutuhkan GPU untuk bermain game.

Animasi Android, aplikasi multimedia, video, dan berbagai aplikasi visual juga memerlukan kemampuan GPU.

5. Menjadi Bagian dari Platform Snapdragon yang Terintegrasi

Pada Snapdragon 665 misalnya, GPU bekerja bersama CPU Kryo 260, Hexagon 686, Spectra 165 dan komponen lainnya dalam satu platform.

Kekurangan Adreno 610

1. Bukan GPU untuk Gaming Berat

Adreno 610 tidak dirancang untuk menyamai GPU smartphone kelas flagship.

Game berat membutuhkan kompromi pada kualitas grafis dan frame rate.

2. Teknologi Relatif Tua

Adreno 610 pertama kali hadir pada platform Snapdragon generasi 2019 seperti Snapdragon 665.

Karena teknologi GPU terus berkembang, kemampuannya tentu berada di bawah GPU Adreno generasi yang lebih baru.

3. Tidak Mendukung 5G dengan Sendirinya

GPU tidak menentukan dukungan jaringan.

Sebagai contoh, Snapdragon 665 yang menggunakan Adreno 610 menggunakan modem LTE Snapdragon X12 dan tidak merupakan platform 5G.

Jadi, jangan menyimpulkan kemampuan jaringan dari nama GPU.

4. Performa Bisa Turun Saat Smartphone Panas

Dalam beban berat yang berlangsung lama, perangkat dapat mengurangi performa untuk mengendalikan temperatur.

Fenomena ini biasa disebut thermal throttling.

Adreno 610 vs CPU: Apa Bedanya?

Perbedaan CPU dan GPU sering membingungkan pengguna smartphone.

KomponenFungsi utama
CPUMenangani instruksi umum dan logika sistem
GPUMemproses grafis dan pekerjaan paralel tertentu
RAMMenyediakan ruang kerja sementara
StorageMenyimpan sistem, aplikasi, dan data
ISPMemproses data gambar dari kamera
DSPMenangani jenis pemrosesan sinyal tertentu

Analogi sederhananya:

CPU adalah manajer, GPU adalah tim visual, RAM adalah meja kerja, dan storage adalah gudang.

Semua harus bekerja bersama agar smartphone dapat berjalan dengan baik.

Adreno 610 vs Adreno 6xx Lainnya

Nama keluarga Adreno 600 tidak berarti semua GPU memiliki performa yang sama.

Adreno 610 berada pada kelas yang berbeda dengan GPU Adreno kelas lebih tinggi seperti Adreno yang digunakan pada Snapdragon flagship generasi tertentu.

Karena itu, angka model harus diperhatikan.

Jangan hanya melihat tulisan "Adreno 6xx" lalu menganggap semua performanya sama.

Hal yang juga penting adalah generasi Snapdragon, konfigurasi memori, driver, dan sistem pendingin perangkat.

Kembali ke GPU