Cakrawala News, Kota Malang – Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang periode 2026–2031 menjadi ajang pertemuan sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari mantan kepala daerah, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), pimpinan organisasi keagamaan, hingga pimpinan partai politik dan pegiat demokrasi.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Savana, Kota Malang, pada malam hari setelah salat Isya itu tidak hanya dihadiri kader dan pengurus partai. Sejumlah tokoh pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan elemen masyarakat sipil juga hadir dalam agenda pengukuhan kepengurusan tersebut.
Dari unsur pemerintahan, hadir nama H. Mochamad Anton, mantan Wali Kota Malang periode 2013–2018. Selain itu, terdapat Drs. H. Sutiaji, mantan Wali Kota Malang periode 2018–2023, serta Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M., yang turut disebut dalam daftar tokoh yang menghadiri kegiatan tersebut.
Kehadiran para tokoh yang memiliki rekam jejak dalam pemerintahan Kota Malang itu menambah keragaman peserta dalam pelantikan kepengurusan PKB untuk lima tahun ke depan.
Pertemuan tersebut juga memperlihatkan keterlibatan sejumlah unsur di luar struktur partai dalam agenda yang menjadi bagian dari dinamika politik Kota Malang.
Tokoh NU dan Lintas Agama Hadiri Pengukuhan
Dari kalangan keagamaan, sejumlah tokoh dengan latar belakang organisasi berbeda turut menghadiri kegiatan tersebut.
Di antaranya Ustaz Zahir Yahya, yang disebut sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (ABI), serta Habib Hamid Assegaf, yang dikaitkan dengan Robithoh dan ABI dalam informasi kegiatan.
Hadir pula Gus Ahmad Mauludin Fanani, tokoh Nahdlatul Ulama dari Wonosobo.
Dari lingkungan NU Kota Malang, perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Malang juga disebut menghadiri acara tersebut.
Selain itu, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) turut masuk dalam daftar tamu yang hadir.
Kehadiran unsur organisasi keagamaan tersebut menambah keragaman latar belakang para tamu dalam pelantikan. Mereka hadir bersama tokoh pemerintahan dan politik dalam satu forum yang diselenggarakan oleh PKB Kota Malang.
Pimpinan Partai Politik hingga Pegiat Demokrasi Turut Hadir
Kehadiran tamu dalam pelantikan DPC PKB Kota Malang juga berasal dari kalangan politik dan organisasi masyarakat sipil.
Sejumlah pimpinan partai politik se-Kota Malang disebut menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, hadir Imam Muslich selaku Ketua Malang Peduli Demokrasi (MPD).
Kehadiran para pimpinan partai politik dan pegiat demokrasi itu melengkapi pertemuan lintas elemen dalam agenda pengukuhan kepengurusan PKB Kota Malang.
Para tamu tersebut berasal dari lingkungan yang berbeda, baik pemerintahan, organisasi keagamaan, partai politik, maupun kelompok masyarakat sipil.
Pertemuan berbagai unsur itu menjadi salah satu sisi yang menonjol dalam pelantikan kepengurusan partai tersebut.
Kepengurusan PKB Kota Malang Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan
Pelantikan ini menandai dimulainya masa kepengurusan DPC PKB Kota Malang periode 2026–2031.
Kepengurusan tersebut mencakup unsur Dewan Syura, Dewan Tanfidz, pengurus tingkat kecamatan, serta badan dan lembaga partai.
Di tengah agenda pengukuhan organisasi, kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan.
Selain menandai pergantian periode kepengurusan, pelantikan tersebut mempertemukan sejumlah figur yang memiliki peran dalam kehidupan pemerintahan, keagamaan, politik, dan sosial di Kota Malang.
Kehadiran mereka memberikan gambaran tentang luasnya unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut, di luar jajaran internal PKB sendiri.”






