Cakrawala News, Kota Malang — DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang meluncurkan Koperasi Hikmat Bangsa sebagai bagian dari Gerakan Ekonomi Kader. Inisiatif ini diarahkan untuk membangun kekuatan ekonomi berbasis kader yang terorganisasi, produktif, dan berkelanjutan hingga tingkat ranting.
Peluncuran tersebut ditandai dengan penyerahan replika Kartu Tanda Anggota (KTA) Koperasi Hikmat Bangsa secara simbolis kepada para sekretaris Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kota Malang.
Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Dr. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum., didampingi Ketua DPC PKB Kota Malang, Hj. Hikmah Bafaqih, M.Pd., serta Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PKB Kota Malang, Muhammad Berlian.
Momentum ini menjadi penanda dimulainya gerakan ekonomi kader yang diharapkan tidak hanya berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi kader dan masyarakat.
Bangun Ekosistem Ekonomi Kader
Koperasi Hikmat Bangsa dirancang sebagai instrumen penguatan ekonomi kader melalui semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian ekonomi. Melalui koperasi, potensi ekonomi kader diharapkan dapat dihimpun dan dikembangkan dalam sebuah wadah usaha bersama.
Gerakan ini diarahkan untuk membangun jaringan ekonomi yang terhubung dari tingkat DPC, DPAC, hingga ranting. Dengan jaringan tersebut, kader tidak hanya menjadi bagian dari struktur organisasi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi yang produktif.
Pengembangan koperasi diharapkan mampu membuka ruang bagi kader untuk membangun usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta mengembangkan kerja sama ekonomi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada tingkat ranting, gerakan ini diharapkan dapat menjangkau kader yang berada paling dekat dengan masyarakat. Ranting menjadi salah satu simpul penting dalam mengidentifikasi potensi usaha, kebutuhan ekonomi, serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di lingkungan masing-masing.
Dengan pendekatan tersebut, Gerakan Ekonomi Kader diharapkan tumbuh sebagai gerakan yang berangkat dari kebutuhan nyata kader, sekaligus memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Koperasi sebagai Penggerak Kemandirian

Peluncuran Koperasi Hikmat Bangsa juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi kader melalui kelembagaan yang terarah.
Koperasi diharapkan dapat menjadi ruang konsolidasi potensi ekonomi, baik dalam pengembangan usaha, pemenuhan kebutuhan anggota, maupun perluasan akses terhadap peluang ekonomi.
Arah geraknya tidak semata-mata bertumpu pada jumlah anggota, tetapi juga pada kemampuan membangun kegiatan usaha yang sehat, profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, penguatan kelembagaan, pendataan anggota, pemetaan potensi usaha, serta penyusunan program kerja menjadi unsur penting untuk memastikan koperasi berkembang sesuai kebutuhan anggotanya.
Keterlibatan struktur organisasi hingga tingkat ranting diharapkan dapat memperkuat jangkauan gerakan sekaligus memudahkan identifikasi potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan secara bersama-sama.
Dengan demikian, Koperasi Hikmat Bangsa diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghubungkan konsolidasi organisasi dengan pemberdayaan ekonomi kader.
Dorong Kolaborasi dengan UMKM
Pengembangan Koperasi Hikmat Bangsa juga memiliki peluang untuk disinergikan dengan penguatan UMKM di Kota Malang.
Kader yang memiliki usaha dapat didorong untuk membangun jejaring, memperluas pasar, dan menjalin kemitraan dengan sesama pelaku usaha. Sementara itu, potensi kebutuhan anggota dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk mengembangkan kegiatan ekonomi bersama.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen DPC PKB Kota Malang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, termasuk mendorong pemanfaatan produk UMKM dalam berbagai kegiatan organisasi.
Melalui jaringan koperasi yang terhubung dari tingkat kota hingga ranting, potensi transaksi ekonomi di lingkungan kader diharapkan dapat berkembang menjadi peluang usaha yang lebih luas.
Namun, keberhasilan gerakan ini akan sangat ditentukan oleh tata kelola koperasi, kualitas layanan kepada anggota, serta kemampuan pengurus dalam membangun kegiatan usaha yang benar-benar memberikan manfaat ekonomi.
Koperasi Hikmat Bangsa diharapkan tumbuh bukan sekadar sebagai identitas kelembagaan, melainkan menjadi wadah usaha bersama yang mampu memperkuat solidaritas dan kemandirian ekonomi kader.
Pelantikan Pengurus DPC PKB Kota Malang

Peluncuran Koperasi Hikmat Bangsa berlangsung dalam rangkaian pengukuhan kepengurusan DPC PKB Kota Malang masa bakti 2026–2031 di Ballroom Akasia, Hotel Savana, Kota Malang.
Dalam agenda tersebut, Hj. Hikmah Bafaqih dikukuhkan sebagai Ketua DPC PKB Kota Malang. Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB, Dr. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum., mewakili Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, mantan Wali Kota Malang HM. Anton dan Sutiaji, jajaran kiai, pimpinan partai politik, perwakilan penyelenggara pemilu, serta kader dan simpatisan PKB.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Saniman Wafi dipercaya mengemban jabatan sekretaris, sedangkan posisi bendahara dipercayakan kepada Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto. Sejumlah kader lainnya mengisi posisi wakil ketua dan bidang-bidang organisasi.
Kepengurusan baru DPC PKB Kota Malang diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Peluncuran Koperasi Hikmat Bangsa menjadi salah satu langkah yang menandai arah gerak tersebut, dengan menempatkan pemberdayaan ekonomi sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian kader dan memperluas manfaat organisasi hingga tingkat paling bawah.






