Membahas kelebihan dan kekurangan Vivo X50 Pro masih menarik meski smartphone ini bukan lagi produk terbaru. Dirilis sebagai salah satu HP flagship Vivo yang membawa inovasi besar pada sektor kamera, Vivo X50 Pro berhasil mencuri perhatian berkat teknologi Gimbal Stabilization yang saat itu menjadi fitur revolusioner di industri smartphone.
Beberapa tahun setelah peluncurannya, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah Vivo X50 Pro masih layak dibeli pada tahun 2026? Jawabannya tentu bergantung pada kebutuhan Anda. Jika mencari smartphone dengan kualitas kamera yang masih mampu bersaing, layar premium, serta performa yang stabil untuk penggunaan sehari-hari, Vivo X50 Pro masih memiliki daya tarik tersendiri. Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi smartphone yang sangat cepat membuat perangkat ini juga memiliki beberapa keterbatasan dibandingkan HP keluaran terbaru.
Dalam ulasan ini, kami akan membahas secara objektif seluruh aspek Vivo X50 Pro, mulai dari desain, layar, performa, kamera, baterai, hingga pengalaman penggunaan sehari-hari. Dengan begitu, Anda dapat menentukan apakah smartphone ini masih menjadi pilihan yang tepat atau justru lebih baik mempertimbangkan alternatif lain.
Kelebihan Vivo X50 Pro
1. Kamera Gimbal Stabilization yang Masih Sulit Ditandingi
Hal pertama yang membuat Vivo X50 Pro berbeda dari kompetitornya adalah teknologi Gimbal Camera System. Berbeda dengan Optical Image Stabilization (OIS) biasa, sistem ini mampu memberikan ruang gerak stabilisasi yang jauh lebih besar sehingga hasil foto maupun video menjadi lebih stabil.
Keunggulan ini sangat terasa ketika mengambil gambar sambil berjalan atau merekam video menggunakan tangan tanpa bantuan gimbal eksternal. Bahkan hingga saat ini, teknologi tersebut masih menjadi salah satu ciri khas seri flagship Vivo.
Pada kondisi cahaya redup, stabilisasi ini juga membantu kamera menangkap lebih banyak cahaya sehingga hasil foto malam memiliki tingkat ketajaman yang lebih baik dibandingkan banyak smartphone sekelas pada masanya.
Bagi content creator maupun pengguna yang sering membuat video pendek untuk media sosial, fitur ini masih memberikan pengalaman yang memuaskan.
2. Layar AMOLED 90Hz yang Tetap Nyaman Digunakan

Vivo X50 Pro menggunakan panel AMOLED berukuran 6,56 inci dengan refresh rate 90Hz.
Walaupun saat ini refresh rate 120Hz mulai menjadi standar, layar 90Hz masih memberikan animasi yang terasa halus saat scrolling media sosial, berpindah aplikasi, hingga bermain game.
Kelebihan lainnya meliputi:
- Warna sangat hidup
- Kontras tinggi
- Mendukung HDR
- Tingkat kecerahan baik untuk penggunaan luar ruangan
- Always-On Display
- Fingerprint dalam layar yang responsif
Desain layar melengkung di kedua sisi juga membuat tampilannya terlihat premium dan modern.
Bezel yang tipis semakin meningkatkan pengalaman menikmati video maupun bermain game.
Meskipun sudah berusia beberapa tahun, desain Vivo X50 Pro tidak terlihat ketinggalan zaman.
Material kaca pada bagian depan dan belakang dipadukan dengan frame metal memberikan kesan premium saat digenggam.
Bodinya juga tergolong tipis untuk ukuran smartphone flagship.
Keunggulan desain Vivo X50 Pro:
- Bobot seimbang
- Nyaman digenggam
- Finishing premium
- Modul kamera ikonik
- Build quality sangat solid
Desain ini bahkan masih mampu bersaing dengan banyak smartphone kelas menengah premium yang beredar saat ini.
4. Snapdragon 765G Masih Mampu Menjalankan Berbagai Aktivitas
Vivo X50 Pro menggunakan Qualcomm Snapdragon 765G yang diproduksi dengan fabrikasi 7nm.
Meskipun bukan chipset flagship, performanya masih sangat memadai untuk penggunaan sehari-hari.
Aktivitas seperti:
- Multitasking
- Editing foto
- Browsing
- Streaming 4K
- Video conference
- Media sosial
semuanya berjalan dengan lancar.
Penggunaan RAM 8 GB juga membuat perpindahan aplikasi terasa responsif tanpa sering melakukan reload.
5. Pengalaman Gaming Masih Cukup Menyenangkan
Snapdragon 765G memang bukan chipset gaming terbaik saat ini, tetapi performanya masih cukup baik untuk memainkan berbagai game populer.
Contohnya:
Mobile Legends
Game ini dapat dimainkan pada pengaturan grafis tinggi dengan frame rate yang stabil. Pengalaman bermain terasa mulus tanpa hambatan berarti.
PUBG Mobile
PUBG Mobile mampu berjalan pada pengaturan HDR + High atau Smooth + Ultra, menghasilkan gameplay yang nyaman dengan kontrol yang responsif.
Call of Duty Mobile
COD Mobile dapat dimainkan pada grafis tinggi dengan frame rate yang cukup stabil. Selama sesi permainan normal, perangkat masih mampu menjaga performa dengan baik.
Honor of Kings
Untuk game MOBA modern seperti Honor of Kings, Vivo X50 Pro masih menawarkan pengalaman bermain yang lancar pada pengaturan grafis menengah hingga tinggi.
Secara keseluruhan, chipset Snapdragon 765G masih cukup kompeten untuk gaming kasual hingga semi-kompetitif, meskipun tidak lagi mampu menandingi chipset kelas flagship terbaru.
6. Kamera Periskop dengan Zoom Optik yang Masih Relevan
Salah satu nilai jual utama Vivo X50 Pro adalah kehadiran kamera telefoto periskop. Fitur ini memungkinkan pengguna mengambil foto dari jarak jauh dengan kualitas yang tetap tajam berkat 5x optical zoom dan kemampuan hingga 60x Hyper Zoom.
Dalam penggunaan sehari-hari, hasil zoom optik masih terlihat detail untuk memotret bangunan, pemandangan, atau objek yang sulit dijangkau. Dibandingkan banyak smartphone kelas menengah modern yang hanya mengandalkan digital zoom, kemampuan ini masih menjadi keunggulan Vivo X50 Pro.
Keunggulan kamera telefoto:
- Zoom optik menghasilkan detail lebih baik.
- Cocok untuk fotografi landscape.
- Membantu memotret objek jauh tanpa kehilangan kualitas secara drastis.
- Dipadukan dengan stabilisasi yang membuat hasil foto lebih minim blur.
7. Kualitas Kamera Portrait yang Natural
Vivo dikenal memiliki pemrosesan gambar yang baik untuk foto portrait, dan Vivo X50 Pro menjadi salah satu contohnya.
Sensor portrait 13 MP mampu menghasilkan efek bokeh yang rapi dengan pemisahan objek dan latar belakang yang akurat. Warna kulit juga terlihat natural tanpa efek pemutihan berlebihan.
Bagi pengguna yang gemar mengunggah foto ke Instagram atau media sosial lainnya, hasil portrait dari Vivo X50 Pro masih tergolong menarik bahkan menurut standar saat ini.
8. Mendukung Jaringan 5G
Saat pertama kali diluncurkan, dukungan jaringan 5G menjadi salah satu nilai tambah Vivo X50 Pro. Kini, ketika jaringan 5G semakin luas di Indonesia, fitur tersebut menjadi semakin relevan.
Keunggulannya antara lain:
- Kecepatan unduh lebih tinggi.
- Streaming video resolusi tinggi lebih lancar.
- Latensi lebih rendah saat bermain game online.
- Pengalaman browsing yang lebih responsif di area dengan cakupan 5G.
Keberadaan modem Snapdragon X52 juga memberikan efisiensi daya yang cukup baik saat menggunakan jaringan generasi terbaru.
9. Fast Charging 33W yang Masih Kompetitif
Walaupun banyak smartphone baru menawarkan pengisian daya 67W hingga 120W, teknologi FlashCharge 33W pada Vivo X50 Pro masih tergolong memadai.
Dengan kapasitas baterai 4.315 mAh, proses pengisian daya dari kondisi hampir habis hingga penuh dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat untuk penggunaan harian. Bagi pengguna yang tidak membutuhkan pengisian super cepat, performa pengisian ini masih cukup praktis.
10. Pengalaman Penggunaan Harian Tetap Nyaman
Di luar spesifikasi di atas kertas, Vivo X50 Pro masih memberikan pengalaman penggunaan yang menyenangkan untuk aktivitas sehari-hari. Kombinasi layar AMOLED, antarmuka yang responsif, kamera berkualitas, dan desain premium membuat perangkat ini tetap terasa nyaman digunakan.
Pengalaman ini semakin didukung oleh:
- Navigasi yang halus berkat refresh rate 90Hz.
- Fingerprint di dalam layar yang cepat.
- Kualitas panggilan suara yang jernih.
- Getaran (haptic feedback) yang cukup presisi.
- Optimasi sistem yang masih mampu menangani multitasking ringan hingga menengah.
Kekurangan Vivo X50 Pro
Sebagai smartphone flagship yang dirilis pada tahun 2020, Vivo X50 Pro memang menawarkan banyak keunggulan. Namun, jika dilihat dari standar smartphone tahun 2026, ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelinya, terutama jika Anda membeli unit bekas.
1. Snapdragon 765G Sudah Mulai Tertinggal
Pada masanya, Qualcomm Snapdragon 765G merupakan chipset kelas atas yang menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan chipset berlangsung sangat cepat.
Untuk penggunaan sehari-hari seperti media sosial, browsing, YouTube, hingga editing ringan, chipset ini masih mampu memberikan pengalaman yang lancar. Akan tetapi, ketika digunakan untuk:
- Editing video 4K dengan banyak layer.
- Bermain game berat pada pengaturan grafis maksimal.
- Rendering konten beresolusi tinggi.
- Multitasking dengan aplikasi profesional.
Performa Snapdragon 765G mulai terasa tertinggal dibandingkan chipset modern seperti Snapdragon 8 Gen Series, Snapdragon 7+ Gen Series, maupun MediaTek Dimensity 8000 hingga 9000 Series.
Kesimpulan: performanya masih baik untuk pengguna umum, tetapi bukan pilihan terbaik bagi pengguna yang mengejar performa flagship terbaru.
2. Kapasitas Baterai Terbilang Kecil
Vivo X50 Pro dibekali baterai berkapasitas 4.315 mAh.
Pada tahun peluncurannya kapasitas tersebut tergolong cukup, tetapi kini sebagian besar smartphone kelas menengah sudah menggunakan baterai:
- 5.000 mAh
- 5.200 mAh
- 5.500 mAh
- bahkan 6.000 mAh
Akibatnya, daya tahan Vivo X50 Pro sedikit kalah apabila digunakan untuk aktivitas berat seperti:
- bermain game berjam-jam,
- merekam video 4K,
- navigasi GPS,
- atau live streaming.
Untuk penggunaan normal seperti chat, media sosial, dan browsing, baterainya masih mampu bertahan hingga seharian.
3. Pengisian Daya 33W Tidak Lagi Istimewa
FlashCharge 33W sebenarnya masih tergolong cepat. Namun, jika dibandingkan dengan smartphone terbaru di kelas harga yang sama, kecepatannya mulai tertinggal.
Saat ini banyak smartphone menawarkan:
- 67W
- 80W
- 100W
- bahkan 120W
yang mampu mengisi baterai hingga penuh dalam waktu jauh lebih singkat.
Walaupun demikian, pengisian 33W tetap cukup nyaman untuk penggunaan sehari-hari dan tidak bisa disebut lambat.
4. Dukungan Update Android Sudah Berakhir
Inilah salah satu pertimbangan terbesar.
Karena usia perangkat yang sudah cukup lama, Vivo X50 Pro kemungkinan besar tidak lagi mendapatkan pembaruan Android utama maupun patch keamanan secara rutin.
Dampaknya:
- fitur Android terbaru tidak tersedia,
- keamanan perangkat tidak seoptimal smartphone baru,
- umur software semakin terbatas.
Bagi pengguna yang sangat memperhatikan update sistem operasi, kondisi ini menjadi salah satu kekurangan utama.
5. Tidak Memiliki Sertifikasi IP Resmi
Vivo X50 Pro belum dibekali sertifikasi IP67 maupun IP68.
Artinya, smartphone ini tidak dirancang untuk tahan terhadap debu dan air seperti flagship modern.
Pengguna tetap harus berhati-hati ketika menggunakan perangkat di:
- saat hujan,
- dekat kolam renang,
- pantai,
- maupun area yang berdebu.
6. Speaker Masih Mono
Salah satu kekurangan yang cukup terasa adalah penggunaan speaker mono.
Padahal saat ini hampir seluruh smartphone premium maupun kelas menengah atas sudah menggunakan speaker stereo.
Dampaknya:
- suara kurang imersif,
- pengalaman menonton film kurang maksimal,
- efek surround saat bermain game tidak sebaik smartphone modern.
Jika Anda sering menggunakan speaker bawaan, ini menjadi salah satu kekurangan yang cukup signifikan.
7. Memori Internal Tidak Bisa Ditambah
Vivo X50 Pro hanya menyediakan penyimpanan internal tanpa slot microSD.
Bagi sebagian pengguna, kapasitas 256 GB memang sudah sangat besar. Namun, bagi content creator yang sering merekam video 4K atau menyimpan banyak file berukuran besar, keterbatasan ini perlu diperhatikan.
Hasil Kamera Vivo X50 Pro
Kamera Utama Siang Hari
Pada kondisi cahaya yang cukup, kamera utama 48 MP menghasilkan foto dengan kualitas yang masih sangat baik.
Kelebihannya:
- warna natural,
- dynamic range luas,
- detail tajam,
- HDR bekerja dengan baik,
- white balance akurat.
Hasil foto masih sangat layak untuk kebutuhan media sosial maupun dokumentasi sehari-hari.
Kamera Malam
Teknologi Gimbal Stabilization benar-benar menunjukkan keunggulannya ketika digunakan pada malam hari.
Foto malam memiliki:
- noise lebih sedikit,
- detail lebih terjaga,
- shutter lebih stabil,
- hasil minim blur.
Meski demikian, pemrosesan malam hari pada smartphone flagship terbaru tetap menawarkan kualitas yang lebih unggul, terutama dalam menangani sumber cahaya yang kompleks.
Kamera Portrait
Mode portrait menjadi salah satu keunggulan Vivo X50 Pro.
Hasilnya:
- pemisahan objek rapi,
- efek bokeh natural,
- warna kulit realistis,
- detail wajah tetap tinggi.
Bagi pecinta fotografi portrait, kualitasnya masih sangat memuaskan.
Kamera Ultrawide
Sensor ultrawide 8 MP masih mampu menghasilkan foto yang baik pada kondisi cahaya cukup.
Kelebihannya:
- sudut pandang luas,
- distorsi relatif kecil,
- cocok untuk landscape,
- cocok untuk foto grup.
Namun, detailnya memang tidak setinggi kamera utama.
Kamera Selfie
Kamera depan 32 MP menghasilkan selfie yang tajam dengan reproduksi warna yang natural.
Keunggulan:
- autofocus cepat,
- detail wajah tinggi,
- HDR cukup baik,
- cocok untuk video call,
- cocok untuk membuat konten TikTok maupun Instagram.
Perekaman Video
Sektor video menjadi salah satu nilai jual terbesar Vivo X50 Pro.
Kombinasi Gimbal Stabilization dan OIS menghasilkan video yang stabil bahkan ketika pengguna berjalan.
Video memiliki:
- stabilisasi sangat baik,
- fokus cepat,
- warna konsisten,
- transisi exposure halus.
Untuk kebutuhan content creator pemula hingga menengah, kualitas videonya masih sangat layak.
Performa Gaming
Untuk ukuran smartphone tahun 2026, Vivo X50 Pro masih mampu menjalankan berbagai game populer dengan cukup baik.
Mobile Legends
- Grafis Ultra
- FPS stabil
- Tidak mengalami frame drop berarti.
PUBG Mobile
- Smooth Ultra berjalan lancar.
- HDR masih dapat dimainkan dengan nyaman.
Call of Duty Mobile
- Grafis High.
- Gameplay stabil.
- Suhu mulai meningkat setelah bermain lebih dari 40 menit.
Honor of Kings
- Grafis tinggi masih cukup nyaman dimainkan.
Genshin Impact
Untuk game yang sangat berat seperti Genshin Impact, pengguna perlu menurunkan pengaturan grafis ke level Medium atau Low agar frame rate tetap stabil. Pada pengaturan tinggi, penurunan FPS akan lebih sering terjadi, terutama di area dengan banyak efek visual.
Pengalaman Software
Vivo X50 Pro menggunakan antarmuka Funtouch OS yang menawarkan:
- tampilan sederhana,
- navigasi cepat,
- animasi halus,
- banyak fitur kustomisasi.
Dalam penggunaan sehari-hari, antarmuka masih terasa responsif. Namun, karena dukungan pembaruan Android telah berakhir, pengguna tidak akan menikmati fitur-fitur terbaru yang hadir pada versi Android modern.
Suhu dan Thermal
Saat digunakan untuk aktivitas ringan seperti browsing, streaming, atau media sosial, suhu perangkat tetap terjaga.
Ketika digunakan bermain game berat selama 45–60 menit:
- bagian belakang mulai terasa hangat,
- performa sedikit menurun akibat thermal throttling,
- namun tidak sampai mengganggu kenyamanan secara signifikan.
Sistem pendingin bawaan masih mampu menjaga suhu dalam batas wajar, meski tidak seefektif vapor chamber yang digunakan pada smartphone gaming terbaru.
Daya Tahan Baterai
Dalam pengujian penggunaan campuran, Vivo X50 Pro masih mampu memberikan daya tahan yang cukup baik.
Estimasi penggunaan:
- Browsing & media sosial: sekitar 9–10 jam.
- Streaming video: 12–14 jam.
- Bermain game: 5–6 jam tergantung jenis game.
- Standby: sangat hemat berkat efisiensi Snapdragon 765G.
Untuk penggunaan normal, perangkat masih dapat menemani aktivitas seharian tanpa perlu sering mengisi ulang.
Perbandingan Vivo X50 Pro dengan Rival
Di pasar smartphone bekas tahun 2026, Vivo X50 Pro bersaing dengan beberapa perangkat flagship lawas dan kelas menengah premium yang kini dijual pada kisaran harga serupa. Berikut perbandingannya.
| Smartphone | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Vivo X50 Pro | Kamera Gimbal terbaik, desain premium, layar AMOLED 90Hz, kamera portrait dan video unggul | Speaker mono, update software berakhir, chipset mulai tertinggal |
| Samsung Galaxy S20 FE 5G | Snapdragon 865 lebih bertenaga, speaker stereo, IP68, wireless charging | Kamera video kurang stabil dibanding Vivo X50 Pro, desain lebih tebal |
| Xiaomi Mi 11 | Snapdragon 888, layar AMOLED 120Hz, speaker Harman Kardon | Snapdragon 888 lebih panas dan boros baterai |
| OPPO Find X2 | Snapdragon 865, layar QHD+ 120Hz, pengisian daya 65W | Harga bekas cenderung lebih tinggi, kamera tidak memiliki Gimbal Stabilization |
| realme GT Neo 3 | Performa gaming lebih tinggi, pengisian daya sangat cepat | Kamera tidak sebaik Vivo X50 Pro, build quality terasa kurang premium |
Siapa yang Unggul?
Untuk fotografi dan videografi:
- Vivo X50 Pro masih menjadi pilihan terbaik berkat teknologi Gimbal Stabilization yang menghasilkan video sangat stabil tanpa alat tambahan.
- Untuk gaming: Samsung Galaxy S20 FE 5G atau realme GT Neo 3 lebih unggul karena menggunakan chipset yang lebih bertenaga.
- Untuk layar: OPPO Find X2 menawarkan pengalaman visual lebih premium berkat panel QHD+ 120Hz.
- Untuk penggunaan harian yang seimbang: Vivo X50 Pro tetap menjadi salah satu pilihan paling menarik karena menawarkan kombinasi desain, kamera, dan performa yang seimbang.
Apakah Vivo X50 Pro Masih Worth It di Tahun 2026?
Ya, tetapi dengan beberapa catatan penting.
Vivo X50 Pro masih layak dipertimbangkan apabila Anda menemukan unit bekas dengan kondisi prima, baterai yang masih sehat, dan harga yang kompetitif.
Cocok untuk Siapa?
1. Content Creator Pemula hingga Menengah
Jika Anda sering membuat konten untuk TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, atau vlog, Vivo X50 Pro masih menjadi pilihan menarik.
Keunggulannya meliputi:
- Video stabil tanpa gimbal tambahan.
- Warna kamera natural.
- Autofokus cepat.
- Hasil portrait berkualitas.
- Selfie tajam.
2. Pecinta Fotografi Mobile
Teknologi Gimbal Camera membuat pengalaman memotret lebih menyenangkan, terutama saat:
- street photography,
- fotografi malam,
- landscape,
- portrait,
- perjalanan wisata.
3. Pengguna Harian
Untuk aktivitas seperti:
- WhatsApp,
- Instagram,
- Facebook,
- TikTok,
- YouTube,
- Zoom Meeting,
- Microsoft Office,
- Google Docs,
Vivo X50 Pro masih terasa cepat dan responsif.
4. Pengguna yang Mengutamakan Desain
Walaupun usianya sudah beberapa tahun, desain Vivo X50 Pro masih terlihat modern.
Layar melengkung, bodi tipis, serta material premium membuatnya tetap tampil elegan dibandingkan banyak smartphone kelas menengah terbaru.
Kurang Cocok Untuk
Vivo X50 Pro mungkin bukan pilihan terbaik bagi Anda jika:
- menginginkan performa gaming kelas flagship terbaru,
- membutuhkan update Android jangka panjang,
- mengutamakan speaker stereo,
- membutuhkan sertifikasi IP68,
- ingin pengisian daya super cepat di atas 80W.
Akhir Kata
Melihat seluruh aspek yang telah dibahas, kelebihan dan kekurangan Vivo X50 Pro menunjukkan bahwa smartphone ini masih memiliki nilai yang kuat, terutama di sektor kamera. Teknologi Gimbal Stabilization tetap menjadi pembeda yang sulit ditemukan pada banyak smartphone lain, bahkan beberapa model yang lebih baru. Dipadukan dengan layar AMOLED yang berkualitas, desain premium, serta performa yang masih memadai untuk aktivitas harian, Vivo X50 Pro tetap mampu memberikan pengalaman penggunaan yang memuaskan.
Namun, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan beberapa keterbatasannya. Chipset Snapdragon 765G tidak lagi berada di kelas atas untuk kebutuhan gaming berat, dukungan pembaruan perangkat lunak telah berakhir, dan fitur seperti speaker stereo maupun sertifikasi tahan air resmi belum tersedia.
Rekomendasi Akhir
Vivo X50 Pro masih layak dibeli pada tahun 2026 apabila:
- Anda mengutamakan kualitas kamera dan video.
- Membutuhkan smartphone premium dengan harga bekas yang lebih terjangkau.
- Tidak terlalu bergantung pada pembaruan Android terbaru.
- Lebih fokus pada fotografi, media sosial, dan produktivitas dibandingkan gaming berat.
Sebaliknya, jika prioritas Anda adalah performa tinggi untuk game modern, dukungan software jangka panjang, atau fitur flagship terbaru, ada beberapa alternatif yang lebih sesuai di rentang harga yang sama.
Secara keseluruhan, kami memberikan nilai 8,6/10 untuk Vivo X50 Pro pada tahun 2026. Nilai tersebut didasarkan pada kombinasi kamera yang masih sangat kompetitif, kualitas layar, desain premium, serta pengalaman penggunaan yang tetap nyaman meski usianya sudah tidak muda.
FAQ – Seputar Kelebihan dan Kekurangan Vivo X50 Pro
Apakah Vivo X50 Pro masih worth it dibeli pada tahun 2026?
Ya. Vivo X50 Pro masih layak dibeli jika Anda mencari smartphone dengan kualitas kamera dan video yang unggul, terutama dalam kondisi bekas dengan harga yang menarik. Namun, pastikan kondisi baterai dan perangkat masih baik.
Apakah Vivo X50 Pro cocok untuk bermain game?
Cocok untuk game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, Honor of Kings, dan Free Fire. Untuk game berat seperti Genshin Impact atau Zenless Zone Zero, disarankan menggunakan pengaturan grafis menengah agar performa tetap stabil.
Apa keunggulan utama Vivo X50 Pro?
Keunggulan utamanya adalah teknologi Gimbal Stabilization, yang menghasilkan foto dan video lebih stabil dibandingkan sistem OIS biasa. Selain itu, perangkat ini memiliki layar AMOLED berkualitas, desain premium, dan kamera portrait yang sangat baik.
Berapa harga Vivo X50 Pro bekas pada tahun 2026?
Harga bekas bervariasi tergantung kondisi fisik, kesehatan baterai, kelengkapan, dan wilayah penjualan. Umumnya, Vivo X50 Pro berada di kisaran Rp3–4 jutaan, sehingga menawarkan nilai yang menarik bagi pencari smartphone flagship lawas.
Apakah Vivo X50 Pro mendukung jaringan 5G?
Ya. Vivo X50 Pro sudah mendukung jaringan 5G berkat chipset Qualcomm Snapdragon 765G, sehingga masih relevan untuk penggunaan di wilayah yang telah memiliki cakupan jaringan 5G.
Apakah kamera Vivo X50 Pro masih bagus?
Masih sangat baik. Kamera utama dengan Gimbal Stabilization menghasilkan foto tajam, video stabil, serta performa yang memuaskan untuk portrait, ultrawide, dan fotografi malam. Bagi content creator, kualitasnya masih kompetitif meski dibandingkan dengan beberapa smartphone kelas menengah terbaru.






