Cakrawala Oto – Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kendaraan bermotor terbanyak di Indonesia. Kondisi ini membuat sistem identifikasi kendaraan melalui kode plat nomor atau TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) menjadi sangat penting, baik untuk keperluan administrasi, pelacakan kendaraan, maupun pengecekan asal daerah sebuah kendaraan hanya dari huruf depan plat nomornya.
Artikel ini merangkum daftar lengkap kode plat nomor di Jawa Barat beserta wilayah cakupannya, fungsi plat nomor, dan data terbaru jumlah kendaraan bermotor di provinsi ini.
Apa Itu Kode Plat Nomor Kendaraan?
Kode plat nomor adalah huruf yang terletak di awal Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), yang menunjukkan wilayah registrasi kendaraan tersebut. Aturan mengenai format plat nomor kendaraan di Indonesia diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor. Setiap wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Barat, memiliki kode huruf awal yang berbeda-beda sesuai pembagian wilayah administratif dan kantor Samsat setempat.
Secara administratif, Provinsi Jawa Barat terdiri dari 18 kabupaten dan 9 kota. Dari jumlah tersebut, pemerintah membagi wilayah registrasi kendaraan ke dalam lima kode plat nomor utama, yaitu D, E, F, T, dan Z.
Daftar Kode Plat Nomor Jawa Barat
Berikut adalah tabel lengkap lima kode plat nomor yang berlaku di Provinsi Jawa Barat beserta cakupan kabupaten/kotanya.
| Kode | Nama Wilayah | Cakupan Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| D | Bandung Raya | Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi |
| E | Cirebon Raya | Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan |
| F | Bogor Raya | Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur |
| T | Purwasuka | Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang |
| Z | Priangan Timur | Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar |
Plat D – Bandung Raya
Kode plat D digunakan untuk kendaraan yang terdaftar di wilayah Bandung Raya, meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Wilayah ini merupakan pusat pemerintahan sekaligus wilayah dengan jumlah kendaraan terbanyak di Jawa Barat.
Plat E – Cirebon Raya
Kode plat E berlaku untuk wilayah kendaraan dengan plat E, yaitu kawasan Cirebon Raya yang mencakup Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Kode belakang plat E juga menunjukkan asal kabupaten/kota secara lebih spesifik, misalnya kendaraan asal Kota Cirebon umumnya berakhiran huruf A hingga G, sementara kendaraan asal Kabupaten Kuningan berakhiran huruf Y atau Z.
Plat F – Bogor Raya
Kode plat F digunakan oleh kendaraan yang terdaftar di wilayah Bogor Raya, meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Jabodetabek sehingga volume kendaraannya cukup tinggi.
Plat T – Purwasuka
Kode plat T berlaku untuk kawasan Purwasuka, yaitu Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Subang. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan industri utama di Jawa Barat sehingga banyak kendaraan operasional dan niaga yang terdaftar dengan kode plat ini.
Plat Z – Priangan Timur
Kode plat Z digunakan di kawasan Priangan Timur, mencakup Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Banjar.
Data Jumlah Kendaraan Bermotor di Jawa Barat
Berdasarkan data terbaru, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah kendaraan bermotor terbanyak di Indonesia. Berikut rangkumannya:
| Indikator | Data (2025) |
|---|---|
| Total kendaraan bermotor di Jawa Barat | ± 28,05 juta unit (tertinggi se-Indonesia) |
| Sepeda motor | ± 24,26 juta unit |
| Mobil penumpang | ± 2,98 juta unit |
| Pertumbuhan dari tahun sebelumnya | Naik dari ± 27,1 juta unit (2024) |
Tingginya jumlah kendaraan ini sejalan dengan status Jawa Barat sebagai provinsi berpenduduk terbesar di Indonesia, sekaligus pusat aktivitas ekonomi dan industri di kawasan Purwasuka, Bandung Raya, dan Bogor Raya. Sepeda motor masih mendominasi populasi kendaraan, diikuti oleh mobil penumpang, kendaraan niaga, bus, dan truk.
Fungsi Plat Nomor Kendaraan
- Sebagai bukti registrasi resmi kendaraan dari pihak kepolisian.
- Membantu identifikasi dan pelacakan kendaraan, termasuk kendaraan hilang atau terlibat pelanggaran.
- Menjadi pengingat masa berlaku pajak kendaraan tahunan maupun lima tahunan.
- Menunjukkan asal wilayah registrasi kendaraan hanya dari huruf depan plat nomor.
Cara Mengetahui Asal Daerah Kendaraan dari Plat Nomor
Untuk mengetahui asal wilayah kendaraan di Jawa Barat, cukup perhatikan huruf pertama pada plat nomor, lalu cocokkan dengan tabel kode di atas. Huruf di akhir plat nomor umumnya memberikan informasi lebih spesifik hingga ke tingkat kabupaten/kota, seperti yang berlaku pada kode plat D, E, dan F. Informasi ini berguna saat membeli kendaraan bekas, memverifikasi identitas kendaraan, maupun keperluan administrasi lainnya.
Kesimpulan
Jawa Barat memiliki lima kode plat nomor kendaraan, yaitu D (Bandung Raya), E (Cirebon Raya), F (Bogor Raya), T (Purwasuka), dan Z (Priangan Timur). Dengan populasi kendaraan bermotor yang mencapai lebih dari 28 juta unit, Jawa Barat menjadi provinsi dengan lalu lintas kendaraan paling padat di Indonesia. Memahami kode plat nomor ini dapat membantu Anda mengenali asal kendaraan sekaligus memastikan legalitas registrasinya.
Ingin tahu lebih banyak tips seputar kendaraan, perawatan, dan spare part original untuk motor Anda? Kunjungi AstraOtoShop untuk informasi lengkap dan produk kebutuhan otomotif terpercaya.






