Esensi dan Eksistensi Islam dalam Masyarakat

Avatar
Esensi dan Eksistensi Islam dalam Masyarakat
Esensi dan Eksistensi Islam dalam Masyarakat

Wartacakrawala.com – Secara terminology Islam ada sejak zaman Nabi Adam dan disempurnakan pada zaman Nabi Muhammad SAW. Lalu muncul pertanyaan mengapa Islam turun di Arab? Satu pertanyaan yang mungkin masih menjadi misteri bagi beberapa kalangan. Arab terletak di tengah-tengah peradaban besar, yaitu perdaban Romawi dan Persia.

Masyarakat Arab juga tergolong dalam masyarakat yang memiliki kemampuan dalam mengajarkan suatu hal dimana kondisi moral sosial masyarakat juga masih murni. Ditengah masa kegelapan jahiliyah, masyarakat arab masih tetap menjadikan nilai-nilai luhur masih menjadi basis kehidupan, seperti kejujuran, martabat, suka menolong sesama, dan menjaga harga diri. Perimbangan geogradis dan moral inilah menjadikan semenanjung arab dinilai lebih strategis untuk pijakan awal agama Islam.

Esensi Islam adalah nilai atau pokok inti dari Islam. Pokok inti atau esensi Islam ada 3 yaitu Aqidah, syariat dan akhlak. Ketiga poin tersebut saling berhubungan dan berkaitan. Akan tetapi, setelah Rasulullah SAW wafat, banyak pemikiran-pemikiran baru yang muncul sehingga terjadi perbedaan dari pokok inti Islam itu sendiri. Contohnya setiap mazhab memiliki syariat yang berbeda-beda dalam hal Sholat, ada yang meyakini untuk disamarkan saat membaca basmalah adapula yang meyakini untuk diperjelas.

Baca juga: Membahas Tuntas Modernisasi Islam di Masyarakat

Eksistensi Islam berarti keberadaan Islam pada zaman sekarang. Terdapat 3 pemikiran islam : Qadariyah, Jabariyah dan Mu’tazilah. Dengan perbedaan pemahaman dan teori dari masing-masing kelompok ini, hadir satu kelompok yaitu Ahlussunnah Wal Jama’ah yang mengambil teori dan pemahaman yang tidak condong pada masing-masing kelompok. Teori yang dipakai Ahlussunnah Wal Jama’ah adalah mempercayai dan meyakini bahwa kita berada pada kehendak Allah dan sesuai ketetapannya serta manusia juga memiliki kehendaknya. Dalam artian kehendak manusia tidak terlepas dari kehendak Allah.

Banyaknya pemikiran islam di masyarakat seharusnya tidak mengubah esensi islam itu sendiri. Islam dengan segala mazhab yang ada di masyarakat tetaplah agama yang mengajarkan kita tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan Allah SWT. Untuk itu unsur saling menghargai atas hadirnya berbagai mazhab di masyrakat harus ada sehingga perbedaan pemahaman bukan lagi menjadi masalah besar.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Wartacakrawala.com

*)Opini di Wartacakrawala.com terbuka untuk umum

*)Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Modernisasi Islam di Masyarakat

Membahas Tuntas Modernisasi Islam di Masyarakat

Next Post
Potret Siswa SMP Islam Bani Hasyim Melakukan Presentasi Materi Pada Proses Pembelajaran di Dalam Kelas

7 Program Unggulan Sekolah Yang Mendapat Respon Positif Dari Orang Tua

Related Posts