UMKM BANGKIT: STIESIA Surabaya Berikan Bantuan Mesin dan Pelatihan melalui Program Hibah PKM

Avatar
Penyerahan Fasilitas Pelatihan kepada mitra | Sumber Wartcakrawala.com
Penyerahan Fasilitas Pelatihan kepada mitra | Sumber Wartcakrawala.com

Wartackrawala.com – Dalam rangka implementasi program Hibah Insentif Pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan MBKM Berbasis kinerja IKU bagi Perguruan tinggi Swasta tahun 2022, Tim dosen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya yang diketuai Ibu Dr. Titik Mildawati SE.,M.Si.,Ak.CA dan beranggotakan Ibu Dra. Dini Widyawati, M.Si, Ak.,CA, Ibu Juwita Sari SM.,M.SM.

Program ini juga melibatkan dua mahasiswa MBKM: Nariswari Putri Arif dan Andini Nurfadjrini Ilyas memilih skema KKM atau Kegiatan Kemandirian Masyarakat. Skema ini bertujuan mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial. Dalam hal ini, mitra sasaran pengabdian adalah UMKM tas Forway yang berlokasi di Gresik Jawa Timur.

Baca juga: Ini Dia Besaran UMK Kabupaten Kota se Jawa Timur 2023

Titik Mildawati menjelaskan “UMKM tas merek forway sudah sepatutnya mendapat perhatian, umkm ini mampu menyerap penduduk disekitar sebagai tenaga kerja. Produk ini juga memiliki potensi untuk terus dikembangkan, terlebih saat ini pembelajaran disekolah mulai luring atau offline. Program sinergitas antara mitra bisnis, akademisi dan pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya, Salah satunya adalah momen Hibah PKM ini ” Ungkapnya.

Pelatihan mesin jahit listrik | Sumber: Wartcakrawala

Perlu diketahui, kegiatan PKM ini mitra mendapat bantuan berupa 1 mesin embos, 2 mesin jahit listrik & 1 mesin jahit bartex. Oleh karena itu, Pembelian mesin ini adalah solusi paling tepat atas permasalahan mitra untuk meningkatkan efektifitas produksi. Selain pemberian mesin, STIESIA juga memberikan pelatihan-pelatihan.

Pelatihan packaging dan packing | Sumber: Wartackrawala

Sementara itu, Terdapat 5 pelatihan yang diberikan oleh STIESIA dengan menggandeng pembicara yang kompeten dibidangnya. Karenanya, Kegiatan ini terbagi menjadi 3 hari yakni pada hari pertama setelah dilakukan ceremony pemberian alat kepada mitra yakni mesin embos, mesin Jahit listrik dan mesin bartex yang di lanjutkan dengan pelatihan penggunaan mesin. Selanjutnya jeda beberapa hari untuk persiapan Tim STIESIA memberikan pelatihan terkait pemasaran produk dengan tema digital marketing dan packaging product . Sementara itu, pelatihan terkait keuangan di laksanakan di hari terakhir kegiatan tersebut.

Baca Juga: Tingkatkan Geliat UMKM, Fisip UB Gelar Sosialisasi Digital Marketing

Di sisi Lain Menurut Isyi Selaku owner, kegiatan ini sangat membantu usahanya. Terlebih dimasa pademi Covid-19 kemarin. Dua tahun terakhir omsetnya terjun bebas dan banyak memotong tenaga kerjanya di Pasca pandemi. Saat ini pasar bisnis tas mulai menggeliat tetapi kapasitas produksi sering terkendala oleh mesin. Dengan bantuan ini, mitra berharap bisnisnya semakin berkembang serta adanya keberlanjutan kerjasama dengan pihak STIESIA untuk pengembangan bisnis berskala ekspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Koran online edisi Sabtu 10 Desember 2022

Koran Online: Ini Dia Besaran UMK Kabupaten Kota se Jawa Timur 2023

Next Post
Timnas Maroko rayakan kemenangan atas Portugal / equipedumaroc

4 Tim Semifinal Piala Dunia 2022, Maroko Jadi Kuda Hitam

Related Posts